PIK Pantai Indah Kapuk Jadi Favorit Wisatawan Malaysia

Lia N. · 3 min baca · 1 bulan lalu · 67 dibaca
Bisik.id
PIK Pantai Indah Kapuk Jadi Favorit Wisatawan Malaysia

Gambar atau konten salah?

Pagi Sore PIK di Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara, telah menjadi tempat favorit bagi wisatawan Malaysia saat berlibur di ibu kota. Restoran ini menyajikan masakan Padang dengan cita rasa autentik yang sudah dikenal luas.

Sejak dibuka pada tahun 1973 di Palembang, Pagi Sore telah berkembang menjadi jaringan cabang di seluruh Jakarta. Meskipun banyak lokasi, cabang PIK tetap menjadi magnet bagi pengunjung asing, terutama dari Malaysia.

Para wisatawan Malaysia sering memulai hari mereka di PIK, menikmati sarapan atau makan siang sebelum melanjutkan perjalanan. Rasa masakan Padang yang kaya rempah membuat restoran ini menjadi pilihan utama.

Menurut data, hampir 80% pengunjung di cabang PIK berasal dari luar negeri, dengan mayoritas datang dari Malaysia. Angka ini menunjukkan betapa kuatnya daya tarik restoran ini bagi turis internasional.

“Bisa dibilang hampir 80% pengunjung yang makan di sini adalah turis mancanegara, tapi paling banyak dari Malaysia,” jelas Topik, pramusaji di PIK. Pada tanggal 23 April 2026, Topik memberikan komentar tersebut.

Area makan di PIK dirancang luas dan elegan, dengan interior modern yang memadukan sentuhan tradisional. Banyak pengunjung menaruh koper di area penitipan, yang sering kali menumpuk terutama pada akhir pekan.

Setiap meja di PIK menampilkan puluhan lauk khas Minang. Para wisatawan Malaysia biasanya memilih menu yang sama, sehingga tercipta template makan siang yang khas bagi mereka.

“Kalau turis Malaysia makan di sini, pasti mereka wajib pesan kerupuk kulit siram atau jangek. Kita sehari bisa habis 300‑500 porsi jangek siram. Selain itu, yang paling banyak dipesan adalah ayam popnya, karena kita pakai minyak kelapa khusus jadi rasanya gurih dan sausnya ini yang bikin para turis ketagihan,” tambah Topik.

“Kalau turis Malaysia makan di sini, pasti di piring mereka itu ada udang tofu, dendeng cabe ijo atau balado, udang bakar, ayam goreng. Rendang juga cukup favorit karena rasanya sudah familiar, dan tak ketinggalan ada menu sayur ubi tumbuk. Mereka suka rasa sayur ini karena kita pakai irisan kecombrang,” lanjut Topik.

Berikut harga beberapa lauk yang sering dipesan: udang tofu Rp 82.000 per porsi (3 udang), dendeng balado Rp 42.000, ayam goreng Rp 41.000, ayam pop Rp 41.000, kerupuk jangek siram Rp 42.000, dan sayur ubi daun tumbuk Rp 36.000. Sebagai tambahan, minuman dan dessert favorit turis Malaysia, Avocado Coffee Rp 50.000, disajikan dengan es krim.

Setelah mencoba semua lauk tersebut, total biaya makan siang untuk tiga orang, termasuk nasi putih dan minuman, mencapai Rp 517.000. Harga tersebut dianggap sepadan dengan rasa dan pelayanan cepat di restoran yang selalu ramai.

“Ini saya pertama kali coba makan di sini. Menurut saya semua makanan di sini enak, tadi saya coba ayam pop yang populer, lalu saya coba lauk udangnya juga,” ungkap Nur Hazqiah Najwa, wisatawan Malaysia. Ia menambahkan, “Tapi menurut saya pribadi, semua makanan di sini 100% enak dan pastinya saya akan kembali lagi makan di sini, kapanpun saya liburan ke Jakarta.”

Begitu juga Siti Nurkhalisah, yang sudah dua kali makan di PIK. Ia mengatakan, “Ini saya sudah dua kali makan di sini, saya yang rekomendasi teman saya untuk coba ini. Kalau saya paling suka sama udang tofu, dendeng, dan gulai tunjangnya. Sedap sekali.”

Walaupun harga di PIK cukup tinggi, para pengunjung merasa rasanya sebanding. Mereka belum menemukan Padang dengan rasa serupa di Malaysia, sehingga restoran ini tetap menjadi pilihan utama saat berkunjung ke Jakarta.

Dengan kombinasi menu yang konsisten, pelayanan cepat, dan suasana yang nyaman, Pagi Sore PIK berhasil mempertahankan reputasinya sebagai destinasi kuliner bagi wisatawan Malaysia. Restoran ini tidak hanya menawarkan makanan, tetapi juga pengalaman budaya Minang yang autentik.

Pagi Sore PIKPantai Indah Kapukwisatawan Malaysiamasakan Padangudang tofuayam popkerupuk jangek siram

Komentar

Memuat komentar...