PIP Kini Bisa Cek Status lewat HP, Aktivasi Rekening Mudah
Gambar atau konten salah?
Program Indonesia Pintar (PIP) kini dapat diakses lewat handphone. Dengan aplikasi browser, siswa, orang tua, atau satuan pendidikan dapat mengecek status penerima bantuan secara cepat, memudahkan pemantauan pencairan dana.
Setelah status diketahui, penerima PIP harus mengaktifkan rekening bank agar dana dapat dicairkan. Besaran bantuan berbeda sesuai jenjang pendidikan. PIP, yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan, memberikan uang tunai bagi anak usia sekolah dari keluarga miskin, rentan miskin, atau prioritas. Tujuannya menolong akses pendidikan hingga menengah, baik formal maupun nonformal, serta mencegah putus sekolah karena biaya.
Berikut langkah lengkap cek PIP lewat HP, aktivasi rekening, dan rincian dana tiap penerima.
Persiapan data sebelum pengecekan: pastikan NISN 10 digit dan NIK 16 digit sudah benar. Data ini dibutuhkan untuk verifikasi.
Akses situs resmi SIPINTARB dengan membuka browser di HP, misalnya Google Chrome, Safari, atau Opera. Kunjungi pip.kemdikbud.go.id. Waspada situs palsu yang meminta data pribadi selain NIK dan NISN.
Di halaman utama, gulir ke bawah hingga menemukan kolom Cari Penerima PIP. Menu ini biasanya terletak di bagian depan, memudahkan pencarian.
Masukkan NISN pada kolom pertama dan NIK pada kolom kedua. Pastikan tidak ada kesalahan ketik.
Selanjutnya, lakukan verifikasi keamanan (captcha), misalnya menjumlahkan angka atau memasukkan kode tertentu. Isi sesuai instruksi.
Setelah semua data terisi, klik tombol Cek Penerima PIP. Tunggu beberapa saat hingga sistem menampilkan hasil pencarian status bantuan Anda.
Aktivasi rekening PIP 2026 dilansir dari akun Instagram resmi Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan Kemendikdasmen RI. Penerima wajib mengaktifkan akun rekening terlebih dahulu sebelum dana dapat dicairkan.
Langkah pertama: periksa status penerima melalui laman resmi pip.dikdasmen.go.id sebelum datang ke bank.
Selanjutnya, datangi bank penyalur sesuai jenjang pendidikan. Penyaluran dilakukan melalui bank milik negara (Himbara) yang ditentukan berdasarkan jenjang:
- Bank BRI untuk SD, SMP, Paket A, dan Paket B
- Bank BNI untuk SMA, SMK, dan Paket C
- Bank BSI untuk seluruh jenjang di Provinsi Aceh
Bawa dan serahkan dokumen persyaratan ke kantor cabang bank terdekat. Untuk siswa SD dan SMP, proses ini harus didampingi oleh orang tua atau wali. Siswa SMA/SMK biasanya dapat melakukan aktivasi secara mandiri.
Petugas bank akan memeriksa kesesuaian data yang Anda bawa. Jika data dinyatakan valid, proses aktivasi rekening akan segera dilakukan.
Setelah aktivasi selesai, peserta didik akan menerima Buku Tabungan Simpanan Pelajar (SimPel) beserta kartu debit (ATM) yang dapat digunakan untuk pencairan dana bantuan.
Dalam kondisi tertentu, seperti keterbatasan akses atau situasi khusus lainnya, aktivasi rekening dapat dilakukan secara kolektif oleh sekolah. Kepala sekolah akan mengurus proses tersebut ke bank penyalur dengan membawa surat kuasa dari orang tua atau wali peserta didik.
Besaran Dana PIP 2026 mengalami perluasan cakupan, mulai menyasar peserta didik jenjang TK/PAUD. Rincian besaran dana PIP yang diterima:
- TK dan SD: Rp 450.000/murid/tahun
- SMP: Rp 750.000/murid/tahun
- SMA dan SMK: Rp 1.800.000/murid/tahun
Dengan langkah-langkah ini, proses cek status dan aktivasi rekening menjadi lebih mudah dan praktis. PIP tetap menjadi sumber bantuan penting bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu, membantu mereka melanjutkan pendidikan tanpa hambatan biaya.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Prabowo Pilih Maung Mahal Demi Industri Dalam Negeri
Prabowo Akan Luncurkan Motor Listrik Nasional
Prabowo Resmikan Proyek LNG Masela, Tunggu 28 Tahun
Stok BBM Nasional Aman 14-40 Hari
PLN Diskon Tambah Daya 50% Sambut Tahun Ajaran Baru
Iran Ancam Hentikan Ekspor Energi Timur Tengah
Pemerintah Tetapkan 60% Gas Blok Masela untuk Domestik
Antrean BBM di Medan Kembali Normal
Prabowo Target Bangun 50 Pabrik Etanol Demi BBM Campur
Irak-Suriah Hidupkan Pipa Minyak Alternatif Hormuz
