PLTA Batang Toru Siap Operasi Tanggal 1 Oktober 2026

Ani R. · 1 min baca · 1 jam lalu · 27 dibaca
Bisik.id
PLTA Batang Toru Siap Operasi Tanggal 1 Oktober 2026

Gambar atau konten salah?

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menargetkan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Batang Toru di Sumatera Utara dapat beroperasi secara komersial pada Oktober 2026.

Izin PLTA sempat dicabut karena banjir besar di wilayah Sumatera, menimbulkan ketidakpastian operasional.

Kepastian tersebut diungkapkan langsung oleh Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) Eniya Listiani Dewi.

Saat ini, pihaknya tengah mengawasi percepatan perbaikan infrastruktur jaringan transmisi pembangkit listrik tersebut.

Dia menegaskan bahwa 5 menara transmisi roboh akibat banjir yang melanda wilayah tersebut beberapa waktu lalu.

Pengelola pembangkit sedang mengebut pemasangan kembali menara transmisi tersebut.

Di Gedung DPR, Eniya Listiani Dewi mengatakan: “PLTA itu sekarang sedang dikawal untuk transmisi lima tower yang roboh itu. Ya, dilakukan percepatan untuk pemasangannya. COD-nya masih di Oktober, ya,” pada 04 Juni 2026.

Sebagai informasi, PLTA Batang Toru merupakan proyek yang digarap oleh PT North Sumatra Hydro Energy (NSHE).

NSHE adalah salah satu dari 28 perusahaan yang izinnya sempat dicabut pemerintah beberapa waktu lalu karena dinilai menjadi penyebab banjir di Sumatera.

Eniya menyatakan bahwa izin operasi PLTA Batang Toru sudah dikembalikan oleh pemerintah pada April 2026.

Izin tersebut diberikan setelah audit terkait tata kelola proyek.

Dia menambahkan: “Sudah (diberikan lagi izin). Audit kan, sudah mestinya di April kok,”.

Dengan langkah percepatan dan audit yang ketat, proyek PLTA Batang Toru tetap berada pada jalur operasional yang telah ditetapkan, meski mengalami gangguan akibat banjir.

Kondisi ini menegaskan bahwa meski ada hambatan, pemerintah tetap berusaha memastikan proyek energi terbarukan dapat beroperasi sesuai jadwal.

PLTA Batang ToruSumatera UtaraOktober 2026banjirNSHEEBTKEinfrastruktur jaringan transmisiaudit

Komentar

Memuat komentar...