Pochettino: Kane Jadi Bintang Eropa Setelah Perubahan

Hendra M. · 1 min baca · 1 bulan lalu · 59 dibaca
Bisik.id
Pochettino: Kane Jadi Bintang Eropa Setelah Perubahan

Gambar atau konten salah?

Pochettino tidak kaget melihat Harry Kane kini menjadi salah satu striker terbaik dunia. Ia pernah menjadi pelatih Tottenham Hotspur dari 2014 hingga 2019. Pada saat itu, Kane berusia 21 tahun dan belum menjadi pilihan utama. Sebelum itu, ia sering dipinjamkan ke klub lain.

Pochettino mengingat masa itu: "Saya ingat, Harry Kane saat itu cuma striker ketiga atau keempat," katanya. Ia menilai bahwa sejak bekerja dengannya, ia sudah melihat tekad Kane untuk menjadi pemain sukses.

Di bawah arahan Pochettino, Kane mencatat 169 gol dari 242 penampilan. Pelatih tersebut mampu membuka potensi penuh striker muda itu.

Namun Pochettino menegaskan bahwa perubahan datang dari keinginan Kane sendiri. Kane mengubah kebiasaan kecil demi menjaga fisik, stamina, dan performa di lapangan.

Pochettino berkata: "Itu benar, dia punya kebiasaan-kebiasaan buruk," lalu menambahkan, "Tapi setelah saya berbicara dengannya, dia bisa memahaminya dan dengan cepat mengubah kebiasannya dari soal latihan, makanan, waktu istirahat, dan lainnya,".

Ia menutup dengan: "Itu karena kemauannya sendiri dan orang-orang yang berada di sekitarnya, hingga membuat dia sukses seperti sekarang ini,".

Kini, Kane menjadi striker teratas di Eropa pada musim 2025/26. Ia telah mencetak 54 gol dari 46 laga dan diprediksi menjadi pemenang Ballon d'Or tahun ini.

Pochettino mengakui bahwa keberhasilan Kane bukan sekadar kebetulan. Dedikasi dan perubahan kebiasaan, didukung oleh lingkungan sekitarnya, menjadi kunci kesuksesan yang kini terlihat jelas di lapangan.

PochettinoHarry KaneTottenham HotspurstrikerdedikasikebiasaanBallon d'Orsepakbola

Komentar

Memuat komentar...