Polda Sumsel Peringat Warga Hindari Investasi Bodong
Gambar atau konten salah?
Polda Sumatera Selatan mengingatkan warga agar tidak tergiur pada investasi bodong yang menjanjikan keuntungan besar. Polisi menegaskan bahwa pesan WhatsApp yang menawarkan bonus instan dalam waktu singkat harus diabaikan. Maraknya korban yang terjebak setelah tergoda oleh janji keuntungan awal menandakan pentingnya kewaspadaan.
Dirreskrimsus Polda Sumsel, Kombes Doni Satrya Sembiring, menegaskan, “Jangan sampai masyarakat tertipu lagi karena banyak yang terbuai janji manis. Pelaku biasanya merayu dengan kalimat ‘tenang saja, ikut kegiatan ini, investasi Rp 5 juta nanti ada bonus sekian puluh juta.’” Ia menyampaikan pesan ini pada 02 April 2026.
Menurut Polda Sumsel, pada tahap pertama dan kedua pelaku memang memberikan keuntungan nyata untuk memancing kepercayaan korban. Namun, setelah korban merasa yakin dan menyetorkan uang dalam jumlah lebih besar, pelaku akan melaksanakan penipuan. “Di sinilah jebakannya terjadi. Saat kita disuruh transfer dalam jumlah besar, oknum tersebut langsung kabur, mematikan ponsel, dan membuang kartunya,” tegasnya.
Selain edukasi, polisi kini menelusuri aliran dana para pelaku dengan menggandeng PPATK. Penelusuran mencakup setiap rekening yang digunakan untuk menampung uang hasil kejahatan, sehingga seluruh jaringan sindikat dapat terungkap tuntas. Warga yang ragu atau menemukan indikasi penipuan diminta segera melapor ke Subdit Siber Ditreskrimsus Polda Sumsel. Partisipasi warga sangat penting guna memutus rantai jaringan penipuan ITE di Sumatera Selatan.
Kesadaran dan melaporkan aktivitas mencurigakan dapat menghentikan penyebaran investasi bodong. Warga diharapkan tetap waspada dan tidak terjerumus pada janji keuntungan instan yang tidak realistis. Dengan kerja sama antara polisi dan masyarakat, potensi korban dapat diminimalkan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Kebakaran 4 Ha di Bangka Barat Padam dalam 1 Jam pada 3 Juni
Wakil Bupati Iwan Tuaji Laporkan Harta Rp 6,7 Miliar
Pelantikan DPW IAEI Jambi, Gubernur Tekankan Ekonomi Syariah
BMKG: Hujan Ringan di Way Kanan, Lampung Sore Hari
Palembang: Gaji ke-13 ASN 2026, Rp 89 Miliar Alokasi
Evaluasi CFD Palembang: PKL Dikonfigurasikan di Zona Khusus
Berita Terbaru
Kebakaran 4 Ha di Bangka Barat Padam dalam 1 Jam pada 3 Juni
Khutbah Jumat Akhir Tahun: Refleksi dan Muhasabah 1447 H
Curacao masuk Piala Dunia 2026, Chong satu pemain asli
Beasiswa AGRTPS 2026: 5 Slot Buka, Pendaftaran Hingga 18 Juni
BGN Digeledah, Pimpinan Baru Fokus Perbaikan Tata Kelola
AS Pasang Tarif 10‑12,5% ke Barang Indonesia dan 59 Negara
