Polisi Terapkan Oneway di Jalan Bandung-Cianjur Padat

Vera T. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 55 dibaca
Bisik.id
Polisi Terapkan Oneway di Jalan Bandung-Cianjur Padat

Gambar atau konten salah?

Arus lalu lintas di Jalan Raya Bandung, dari arah Bandung menuju Cianjur, padat pada 22 Maret 2026. Polisi menerapkan sistem one way beberapa kali untuk memecah kemacetan yang dipicu perlintasan kereta api.

Antrean panjang terlihat mulai dari Desa Cipeuyeum, Kecamatan Haurwangi, hingga Jembatan Rajamandala, perbatasan Cianjur-Bandung Barat. Pada pukul 16.30 WIB, polisi melakukan rekayasa lalu lintas one way dari Bandung ke Cianjur. Meski selesai, antrean kembali muncul.

Kasatlantas Polres Cianjur, AKP Aang Andi Suhandi, mengatakan bahwa pada momen arus balik atau H+1 Lebaran terjadi peningkatan volume kendaraan. “Ada peningkatan 70 persen volume kendaraan dari berbagai akses masuk ke Cianjur,” ujarnya.

Menurutnya, jalur menuju Puncak cenderung lebih lancar meski volume naik. Namun, “Untuk puncak lancar, tapi dari arah Bandung ke Cianjur ataupun Cianjur menuju Bandung itu terjadi kepadatan dan antrean kendaraan,” tambahnya.

Dia menjelaskan bahwa kepadatan di arah Bandung mulai dari Pasar Ciranjang karena persimpangan jalan. Sedangkan di arah Bandung menuju Cianjur, kepadatan panjang karena kendaraan menurunkan kecepatan saat melintasi perlintasan jalur kereta di Haurwangi, tepatnya Desa Cipeuyeum.

“Pengendara rata-rata menurunkan kecepatan saat melalui persimpangan dengan jalur kereta. Akibatnya terjadi antrean kendaraan. Jadi bukan macet total karena arus, melainkan antrean saat melalui jalur kereta,” jelasnya.

Dia menegaskan bahwa petugas sudah disiagakan sejak pagi untuk mengurai kemacetan. “Bahkan kita lakukan oneway lokal untuk mengurai kemacetan di jalur tersebut,” ujarnya.

Aang menambahkan, puncak arus balik diperkirakan akan terjadi pada H+3 setelah Lebaran. “Akan ada peningkatan volume kendaraan baik yang kembali ke Jabodetabek ataupun yang berwisata di libur lebaran. Tapi kami upayakan berbagai rekayasa lalulintas untuk mengantisipasi kemacetan,” pungkasnya.

Situasi ini menyoroti tantangan pengelolaan lalu lintas di daerah pegunungan, di mana perlintasan kereta dan persimpangan jalan dapat memperlambat arus kendaraan secara signifikan.

Jalan Raya BandungCianjurpolisione wayperlintasan keretaantrean kendaraanLebaranvolume kendaraan

Komentar

Memuat komentar...