Polisi Wanita Tangguh Selamatkan Ibu Tertimpa Kendaraan
Gambar atau konten salah?
Arus wisata di Kabupaten Sukabumi mulai melandai, begitu pula lalu lintas kendaraan wisatawan yang tidak lagi padat pada hari-hari sebelum Lebaran. Namun di balik ketenangan jalanan, ada kisah aksi heroik seorang polisi wanita yang menolong korban kecelakaan di tengah sisa-sisa kepadatan lalu lintas.
Peristiwa itu terjadi pada Senin, 23 Maret 2026. Aipda Lia Dahlia, polisi wanita asal Ciamis yang sudah 20 tahun bertugas di Polres Sukabumi, menyelamatkan Mintarsih, seorang warga berusia 55 tahun dari Cirograng, Kabupaten Lebak, Banten. Mintarsih terjatuh di kawasan Citepus dan mengalami luka robek serius di kakinya.
Suasana di depan Pos Terpadu Gadogbangkong masih cukup padat. Aipda Lia Dahlia terlihat berlari kecil menyambut personel Satlantas yang membawa korban dari kendaraan Satlantas Polres Sukabumi yang terhenti di tengah jalan. Segera setelah itu, Dahlia langsung merangkul dan membopong Ibu Mintarsih di bagian depan tubuhnya. Dengan kedua tangan yang tangguh, ia mendekap erat sang ibu yang lemas, sementara kaki Mintarsih terbalut perban yang mulai memerah oleh bercak darah.
Langkahnya cepat namun penuh kehati-hatian saat ia membawa korban menaiki anak tangga menuju ruang kesehatan di dalam pos yang didekorasi unik bertema Lego. Aipda Lia Dahlia mengungkapkan, “Beliau seperti ibu saya sendiri.”
Dia menjelaskan bahwa aksi tersebut bukan sekadar tugas operasional Operasi Ketupat Lodaya 2026. “Oh iya, jadi ada seorang ibu namanya Mintarsih, umurnya 55 tahun. Dia berasal dari Cirograng, Kabupaten Lebak, Banten. Itu terjatuh, dan terjatuhnya itu di wilayah Citepus. Oleh anggota Satlantas Polres Sukabumi dibawa ke Pos Terpadu yang ada di Gadogbangkong. Kebetulan kami pun di sini ada pelayanan kesehatan dan tim medis pun standby di sini,” ujar Dahlia pada Rabu, 25 Maret 2026.
Ia menambahkan, “Jadi dibawa ke pos ini, saya langsung terharu karena saya melihat itu kayak ibu saya sendiri. Jadi saya langsung menggotong ibu itu untuk melakukan tindakan di pos pelayanan kesehatan di Pos Terpadu. Kalau untuk penanganannya di sini kami lakukan oleh tim medis itu karena memang lukanya cukup lumayan berat, jadi kita dilakukan di sini, dijahit sebanyak 15 jahitan. Dan kami pun menunggu keluarga dari korban, kami telepon, dan alhamdulillah keluarganya datang. Sekitar satu jam istirahat di sini, korban dibawa oleh keluarga.”
Dahlia juga menceritakan pengabdiannya yang harus merelakan waktu mudik demi menjaga kelancaran perjalanan masyarakat. “Saya bertugas di pos terpadu ini sudah 13 hari. Oh tidak, kita polisi tidak ada mudik. Kami fokus untuk lebaran atau mudik ini untuk mengamankan masyarakat, memberikan pelayanan yang terbaik untuk kepada masyarakat. Saya asli dari Ciamis, Kabupaten Ciamis. Kalau rindu keluarga, saya paling video call,” pungkasnya.
Kapolres Sukabumi, AKBP Samian, memberikan apresiasi atas aksi responsif anggotanya tersebut. Pada akhir Operasi Ketupat Lodaya 2026, ia memuji dedikasi seluruh personel yang telah berjaga tanpa lelah. “Ya, kemarin pada saat memang di tengah kepadatan arus lalu lintas, seluruh personel turun ke lapangan untuk melakukan pengaturan lantas. Ternyata ada seorang ibu yang terjatuh, kemudian mengalami luka di kaki. Ya tentunya personel Polres Sukabumi saat itu yang langsung melihat, proaktif mengamankan, menyelamatkan, dan segera dibawa ke Pos Terpadu Gadog, Polres Sukabumi. Kebetulan di pos tersebut kita siapkan tenaga medis untuk bisa memberikan pertolongan dan bisa memberikan pengobatan pada ibu yang mengalami luka tersebut,” kata Samian.
Ia menambahkan bahwa fasilitas Pos Terpadu Gadogbangkong memang sengaja didesain lengkap dengan layanan medis, ruang laktasi, hingga area bermain anak atau Lego Land untuk mendukung pelayanan humanis kepada masyarakat. “Memang di Pos Terpadu ini, sebagai pos komando pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya 2026, khususnya di Polres Sukabumi, di sini dilengkapi berbagai fasilitas yang mendukung. Di antaranya fasilitas untuk penjagaan, layanan medis, layanan laktasi, hingga fasilitas tempat bermain anak yang ada Lego Land-nya. Dan juga kita siapkan tempat rehat dengan kursi pijat,” paparnya.
Menutup keterangannya, Samian menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh tim yang terlibat hingga operasi berakhir dengan kondusif hari ini. “Kami sampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya ya, seluruh anggota Polres Sukabumi sudah bekerja keras bagaimana menuntaskan Operasi Ketupat dengan baik. Tidak ada catatan yang negatif. Dan tentunya ini juga tidak lepas dari dukungan dan kerja sama daripada masyarakat, pemerintah daerah, dan stakeholder terkait lainnya sehingga Operasi Ketupat 2026 di Polres Sukabumi berjalan dengan baik, lancar, dan semuanya bisa kondusif dan terkendali,” tutup Samian.
Keseluruhan cerita ini menyoroti bagaimana satu tindakan cepat dan penuh empati dapat mengubah nasib korban kecelakaan di tengah kepadatan lalu lintas. Aksi Aipda Lia Dahlia tidak hanya menunjukkan profesionalisme, tetapi juga rasa kemanusiaan yang mendalam. Operasi Ketupat Lodaya 2026 tetap berjalan lancar berkat kerja keras dan koordinasi yang solid antara polisi, tim medis, dan masyarakat.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
SDN 2 Salakaria: 32 Murid, 8 Guru, Semangat Belajar Tak Padam
Tasikmalaya Siaga Darurat Kekeringan hingga September
Petani Indramayu Bangga Garap Sawah, Biayai Kuliah Anak Hingga Sarjana
Dedi Mulyadi Temukan 11 Perusahaan Kapur Ilegal di Cipatat
Kebakaran di Ciamis Hanguskan Bangunan Berisi Enam Usaha
Belasan ASN di Pangandaran Bercerai, Judi Online Jadi Pemicu
Berita Terbaru
Prabowo Pilih Maung Mahal Demi Industri Dalam Negeri
Prabowo Akan Luncurkan Motor Listrik Nasional
Prabowo Resmikan Proyek LNG Masela, Tunggu 28 Tahun
Stok BBM Nasional Aman 14-40 Hari
PLN Diskon Tambah Daya 50% Sambut Tahun Ajaran Baru
Iran Ancam Hentikan Ekspor Energi Timur Tengah
Pemerintah Tetapkan 60% Gas Blok Masela untuk Domestik
Antrean BBM di Medan Kembali Normal
Prabowo Target Bangun 50 Pabrik Etanol Demi BBM Campur
Irak-Suriah Hidupkan Pipa Minyak Alternatif Hormuz
