Polri dan TNI Serahkan Identitas Warga Kos di Tabanan
Gambar atau konten salah?
Petugas gabungan melakukan razia malam di Desa Bajera, Kecamatan Selemadeg, Tabanan pada Senin, 20 April 2026. Mereka menyisir ratusan penduduk pendatang, atau duktang, untuk memeriksa kelengkapan identitas.
Secara total, 141 warga pendatang diperiksa. AKP I Gusti Made Berata, Kasi Humas Polres Tabanan, menjelaskan bahwa pendataan difokuskan pada rumah kos di lima banjar.
Di Banjar Bajera Kaja, petugas memeriksa 20 orang di tiga rumah kos. Selanjutnya, di Banjar Bajera Sari, 32 orang diperiksa di tiga kos‑kosan. Di Banjar Bajera Jero, 33 orang di tiga rumah kos didata. Banjar Bajera Kelod menampung 18 orang di tiga kos. Dan di Banjar Bajera Saraswati, 38 warga diperiksa di empat rumah kos.
Berata menegaskan, “Dari ratusan warga yang diperiksa itu semuanya lengkap membawa identitas.”
Selain pendataan, petugas gabungan—yang terdiri dari TNI, Polri, camat, perbekel, kawil, pecalang, hingga linmas—menyampaikan imbauan kepada warga pendatang. Mereka mengajak semua pihak menjaga situasi di wilayah kos agar tercipta suasana aman dan kondusif, serta mensosialisasikan arahan Kamtibmas.
Dengan langkah ini, pihak berwenang berharap warga pendatang dapat terintegrasi dengan baik dan wilayah kos tetap aman.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Kapolri Duduk Bareng Pecalang dan Ojol di Bali
Sensatia Raih Sertifikasi Bebas Kekejaman dari Cruelty Free International
Kampung Gelgel Klungkung tak punya calon kades
Bangkai Paus di Pantai Perancak Kembali Muncul
Ledakan Tabung Gas Hanguskan Warung Bakso, Tiga Luka Bakar
Klungkung Kekurangan 8.300 PJU, Nusa Penida Paling Parah
