Prabowo Tutup 13 PLTD, Target 100 GW Solar dalam 2 Tahun

Iwan D. · 1 min baca · 2 bulan lalu · 69 dibaca
Bisik.id
Prabowo Tutup 13 PLTD, Target 100 GW Solar dalam 2 Tahun

Gambar atau konten salah?

Presiden Prabowo Subianto mengumumkan rencana menutup belasan pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD). Ia menargetkan setidaknya 13 PLTD milik PLN untuk segera dimatikan.

Menurut Prabowo, langkah ini bagian dari program membangun pembangkit tenaga surya berkapasitas 100 gigawatt dalam dua tahun ke depan. “Nanti tidak boleh ada lagi pembangkit listrik menggunakan diesel, menggunakan solar. Tidak. Dengan itu kita akan tutup pembangkit listrik tenaga diesel 13 buah yang di PLN, akan kita tutup,” tegasnya saat meresmikan pabrik kendaraan listrik VKTR di Magelang, Jawa Tengah, disiarkan secara virtual pada Kamis, 9 April 2026.

Ia menambahkan bahwa menutup belasan PLTD tersebut dapat menghemat sampai 20% BBM impor. “Sekitar 200 ribu barel bisa dihemat setiap harinya dari program penutupan 13 PLTD yang mau dilakukan pemerintah,” ujarnya. “Dari menutup itu, kita akan menghemat 200 ribu barel sehari. Kita masih perlu impor sekarang ini 1 juta barel sehari. Dengan kita tutup PLTD, kita menghemat langsung 20%,” tambahnya.

Prabowo menjelaskan bahwa program 100 gigawatt yang diharapkan dicapai dalam dua tahun ke depan akan menekan kebutuhan BBM impor secara signifikan. “Dan dengan nanti 100 Gigawatt, kita juga akan menghemat sangat-sangat besar. Mungkin kita 2-3 tahun lagi tidak perlu impor BBM sama sekali. Kita punya kekuatan besar,” kata Presiden.

Ia menegaskan komitmennya: “Saya sudah putuskan dan akan kita jalankan program elektrifikasi 100 gigawatt. 100 Gigawatt yang kita harapkan bisa dicapai dalam dua tahun,” ujarnya.

Dengan menutup PLTD, pemerintah berharap dapat mengurangi ketergantungan pada bahan bakar impor, sekaligus mempercepat transisi energi bersih di Indonesia.

Prabowo SubiantoPLTD100 Gigawatttenaga suryaBBM imporelektrifikasikendaraan listrik VKTR

Komentar

Memuat komentar...