Pria Surabaya 35 Tahun Hapus Kanker Ginjal, Tinggal

Mira T. · 3 min baca · 1 bulan lalu · 61 dibaca
Bisik.id
Pria Surabaya 35 Tahun Hapus Kanker Ginjal, Tinggal

Gambar atau konten salah?

Di kota Surabaya, seorang pria berusia 35 tahun bernama Mohammad Rizal Putra Hadi harus hidup dengan hanya satu ginjal. Ia mengungkapkan kisahnya melalui video yang diposting di akun TikTok @rizalfuel.

Video tersebut menampilkan Rizal yang menceritakan perjalanan medisnya, dimulai dari diagnosis kanker ginjal hingga operasi pengangkatan ginjal bagian kanan pada 6 November 2025. Pada saat itu, ukuran tumor di ginjalnya mencapai sekitar 18 cm.

“Perasaan aku kena kanker ginjal, jujur sedih banget. Kayak duniaku itu bener-beneran runtuh,” ucapnya dalam video tersebut, diambil pada 22 April 2026. Ia menambahkan bahwa kanker tersebut merupakan jenis grade 4 sarkoma, yang dikenal pertumbuhannya sangat cepat.

Rizal memulai cerita tentang kapan ia pertama kali merasakan gejala. Pada Juli 2025, ia tidak mengalami keluhan apa pun hingga tiba-tiba perut bagian kanannya terasa sangat sakit, bahkan sampai ke punggung. Ia memutuskan untuk memeriksakan diri melalui BPJS Kesehatan.

Di rumah sakit BPJS, dokter awalnya mengira Rizal mengidap batu ginjal berukuran sekitar 3 cm. Namun, pada September 2025, hasil CT scan atau MRI penuh menunjukkan ukuran batu tersebut telah berkembang menjadi sekitar 8 cm, yang sudah cukup besar.

“Tapi, di September sekitar dua bulan berikutnya itu ketika di CT scan atau MRI yang full, itu ukurannya berkembang jadi sekitar 8 cm. Which is udah lumayan besar,” tutur Rizal. Ia kemudian dikonfirmasi bahwa kanker ginjal yang ia miliki adalah grade 4 sarkoma, yang pertumbuhannya sangat cepat.

Setelah diagnosis, dokter menyarankan Rizal untuk menjalani CT scan kontras pada September atau satu bulan setelahnya. Hasilnya keluar dua minggu setelah CT scan, dan di situ ia divonis kanker ginjal. Dokter menjelaskan bahwa jika tidak segera dioperasi, kanker bisa menempel pada organ lain, mempersulit pengangkatan ginjal.

Rizal mengaku masih ragu pada awalnya karena belum siap kehilangan ginjal kanannya. Pada Oktober 2025, dokter menyarankan MRI karena kondisi ginjalnya semakin parah. Ia melaporkan bahwa sudah mulai kencing darah sedikit, badan lemas, dan gejala lain.

Hasil MRI menunjukkan ukuran kanker mencapai sekitar 12 cm. Dokter rumah sakit umum menekankan perlunya operasi segera. Akhirnya, Rizal memilih untuk menjalani operasi pengangkatan ginjal dengan biaya mandiri pada 6 November 2025.

Selama operasi, saat perut dibuka, posisi kanker sudah mengukur 18 cm dan menempel pada organ sekitarnya. Dokter kemudian memanggil seorang bedah spesialis lain untuk membantu mengangkat tumor. Menurut dokter tersebut, kanker berhasil diangkat bersih dan tidak menempel pada organ lain.

“Saat dioperasi dan perutku sudah dibuka, posisi kanker giinjalku sudah 18 cm dan nempel sama organ yang ada di sekitarnya. Akhirnya si dokter menyarankan untuk memanggil satu dokter bedah spesialis lagi, again biaya lagi, untuk bantu beliau (dokter) mengangkat kanker ginjalku ini. Dan alhamdulillah cuma nempel aja, nggak sampai lengket. dan dokter bedahnya waktu itu bilang sudah diangkat bersih kanker ginjalku,” pungkasnya.

Video yang dibagikan Rizal juga mengajak penonton menonton klip berjudul “Mitos atau Fakta: Nyeri Punggung Selalu Jadi Tanda Kanker Ginjal?” yang berdurasi 20 detik. Video tersebut dapat dilihat di platform yang sama.

Rizal kini hidup dengan satu ginjal, namun ia tetap berusaha menjaga kesehatan. Ia menyarankan orang lain yang mengalami gejala serupa untuk segera memeriksakan diri dan tidak menunda diagnosis.

Pengalaman Rizal menyoroti pentingnya deteksi dini dan keputusan cepat dalam mengatasi kanker ginjal. Meskipun prosesnya berat, hasil operasi yang bersih memberi harapan bagi pasien lain yang menghadapi kondisi serupa.

Surabayakanker ginjaloperasi pengangkatan ginjalgrade 4 sarkomaBPJS KesehatanCT scanMRITikTok

Komentar

Memuat komentar...