Puasa Dzulhijjah 2026: Jadwal dan Niat Sembilan Hari

Putri N. · 2 min baca · 18 hari lalu · 128 dibaca
Bisik.id
Puasa Dzulhijjah 2026: Jadwal dan Niat Sembilan Hari

Gambar atau konten salah?

Umat Islam kini berada di ambang akhir bulan Dzulqaddah. Berarti bulan Dzulhijjah akan segera tiba, dan pada bulan terakhir kalender Hijriah ini dianjurkan melaksanakan puasa sunnah.

Menurut buku Kalender Ibadah Sepanjang Tahun karya Ust Abdullah Faqih Ahmad Abdul Wahid, anjuran puasa Dzulhijjah didasarkan pada riwayat berikut:

Sesungguhnya, Rasulullah Saw. berpuasa Asyura, sembilan hari pertama bulan Dzulhijjah, dan tiga hari pada setiap bulan.” (HR. Abu Dawud).

Hadits ini menegaskan bahwa puasa sunnah Dzulhijjah dianjurkan pada sembilan hari pertama bulan tersebut. Dengan demikian, puasa dapat dimulai sejak tanggal 1 Dzulhijjah.

Berdasarkan Kalender Hijriah Indonesia Tahun 2026 terbitan Kementerian Agama, tanggal 1 Dzulhijjah bertepatan dengan 18 Mei 2026. Artinya, puasa Dzulhijjah dapat dimulai pada Senin, 18 Mei 2026.

Puasa pada sembilan hari pertama Dzulhijjah terdiri dari tiga jenis:

  • Puasa Dzulhijjah tanggal 1–7
  • Puasa Tarwiyah tanggal 8
  • Puasa Arafah tanggal 9

Berikut jadwal lengkapnya dalam penanggalan Hijriah dan Masehi:

  • 1 Dzulhijjah 1447 H: 18 Mei 2026
  • 2 Dzulhijjah 1447 H: 19 Mei 2026
  • 3 Dzulhijjah 1447 H: 20 Mei 2026
  • 4 Dzulhijjah 1447 H: 21 Mei 2026
  • 5 Dzulhijjah 1447 H: 22 Mei 2026
  • 6 Dzulhijjah 1447 H: 23 Mei 2026
  • 7 Dzulhijjah 1447 H: 24 Mei 2026
  • 8 Dzulhijjah 1447 H: 25 Mei 2026
  • 9 Dzulhijjah 1447 H: 26 Mei 2026

Untuk melaksanakan puasa sunnah, umat perlu mengetahui bacaan niatnya. Berikut niat puasa Dzulhijjah, diambil dari laman Kementerian Agama RI dan buku Siapa Berpuasa Dimudahkan Urusannya karya Khalifa Zain Nasrullah:

Niat Puasa 1–7 Dzulhijjah

نَوَيْتُ صَوْمَ شَهْرِ ذُوالْحِجَّةٌ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى” Arab Latin: Nawaitu shauma syahru dzulhijjah sunnatan lillaahi ta'aala. Artinya: “Aku berniat puasa bulan Dzulhijjah, sunnah karena Allah Ta'ala.”

Niat Puasa 8 Dzulhijjah (Tarwiyah)

نَوَيْتُ صَوْمَ تَرْوِيَةَ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى” Arab Latin: Nawaitu shauma tarwiyata sunnatan lillāhi Ta'ala. Artinya: “Saya berniat melakukan puasa sunah Tarwiyah karena Allah Ta'ala.”

Niat Puasa 9 Dzulhijjah (Arafah)

نَوَيْتُ صَوْمَ عَرَفَةَ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى” Arab Latin: Nawaitu shauma 'arafata sunnatan lillaahi ta'aala. Artinya: “Aku berniat puasa ‘Arafah, sunnah karena Allah Ta'ala.”

Selain dibaca pada malam hari, ada juga niat puasa Dzulhijjah yang dapat dibaca pada siang hari. Bacaan ini dapat diamalkan sebelum matahari terbenam, selama belum makan, minum, atau melakukan hal-hal yang membatalkan puasa. Berikut lafal bacaan niatnya, diambil dari laman Nahdlatul Ulama Lumajang:

Niat Puasa 1–7 Dzulhijjah Siang

نَوَيْتُ صَوْمَ هٰذَا الْيَوْمِ عَنْ أَدَاءِ شَهْرِ ذِى الْحِجَّةِ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى” Artinya: “Saya niat puasa sunnah bulan Dzulhijjah hari ini karena Allah Ta'ala.”

Niat Puasa 8 Dzulhijjah/Tarwiyah Siang

نَوَيْتُ صَوْمَ هٰذَا الْيَوْمِ عَنْ أَدَاءِ تَرْوِيَةَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى” Artinya: “Saya niat puasa sunnah Tarwiyah hari ini karena Allah Ta'ala.”

Niat Puasa 9 Dzulhijjah/Arafah Siang

نَوَيْتُ صَوْمَ هٰذَا الْيَوْمِ عَنْ أَدَاءِ عَرَفَةَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى” Artinya: “Saya niat puasa sunnah Arafah hari ini karena Allah Ta'ala.”

Dengan jadwal dan niat yang jelas, umat dapat mempersiapkan puasa sunnah Dzulhijjah dengan lebih terencana. Menyusun niat secara tepat membantu menjaga konsistensi ibadah dan memudahkan pelaksanaan puasa selama sembilan hari pertama bulan Dzulhijjah.

Puasa Sunnah DzulhijjahSembilan Hari PertamaTarwiyahArafahNiat PuasaKalender Hijriah IndonesiaKementerian Agama

Komentar

Memuat komentar...