Rafflesia Hasseltii Ditemukan Lagi di TNKS Kerinci Seblat

Yuli S. · 2 min baca · 8 hari lalu · 26 dibaca
Bisik.id
Rafflesia Hasseltii Ditemukan Lagi di TNKS Kerinci Seblat

Gambar atau konten salah?

Rafflesia Hasseltii kembali muncul di hutan Taman Nasional Kerinci Seblat, Kabupaten Musi Rawas Utara, Sumatera Selatan. Ini menjadi penemuan kedua bunga tersebut di wilayah TNKS.

Penemuan terjadi di blok hutan Sungai Rupit, Desa Lubuk Kumbung, Kecamatan Karang Jaya, Muratara pada hari Senin, 25 Mei 2026. Kondisi bunga sedang mekar sempurna saat ditemukan.

Yudi Hartoni, anggota Masyarakat Mitra Polhut (MMP) Resor Rupit Dulu, melaporkan penemuan tersebut. Ia menegaskan bahwa bunga berada di dalam kawasan TNKS.

Kepala TNKS Wilayah V, Farid, mengonfirmasi keberadaan bunga. Ia berkata, Iya benar memang ada ditemukan bunga rafflesia. Lokasinya berada di dalam TNKS, pada hari Selasa, 26 Mei 2026.

Farid menambahkan bahwa penemuan sebelumnya pernah terjadi di wilayah Kabupaten Musi Rawas. Menurutnya, Muratara dan Musi Rawas masih berada dalam satu bentang alam TNKS di Sumatera Selatan.

Ia mengingatkan, Bunga Rafflesia Hasseltii ini juga pernah ditemukan di Musi Rawas yakni Hutan Sukaraya Baru di kawasan TNKS, Desa Sukaraya Baru, Kecamatan STL Ulu Terawas, Musi Rawas, Sumatera Selatan pada pertengahan bulan Agustus 2024. Sekarang ditemukan lagi di Muratara, ungkapnya.

Rafflesia yang ditemukan di Muratara memiliki tinggi sekitar 8 cm, diameter 50 cm, dan lebar kelopak sebesar 15 cm.

Farid menekankan pentingnya pelestarian. Ia mengatakan, Ini termasuk jenis yang langkah dan termasuk dilindungi. Ini kan salah satu kekayaan yang dimiliki khususnya di Provinsi Sumatera Selatan, jadi kita jaga sama-sama habitatnya agar tumbuh dengan baik di habitatnya, ujarnya.

Penemuan ini menandai keberhasilan upaya konservasi di TNKS. Bunga Rafflesia, sebagai salah satu spesies langka, memerlukan perlindungan ekstra agar tetap lestari di lingkungan alamnya.

Rafflesia HasseltiiTaman Nasional Kerinci SeblatMusi Rawas UtaraSumatera SelatanPenemuanKonservasiHabitat

Komentar

Memuat komentar...