Real Madrid Kalah 3‑4, Kartu Merah Camavinga Bawa Ternyinggal
Gambar atau konten salah?
Real Madrid menghadapi Bayern Munich di leg kedua perempatfinal Liga Champions pada 16 April 2026 di Allianz Arena, Munich. Los Blancos kalah 3–4, sehingga tersingkir dengan agregat 4–6.
Di pertandingan tersebut, Madrid sempat unggul 3–2 hingga babak kedua. Namun, pada menit ke‑86, Eduardo Camavinga menerima kartu merah dan timnya harus bermain dengan 10 pemain. Dua gol berikutnya kebobolan, menutup peluang comeback.
Setelah laga, pelatih Arbeloa menilai keputusan wasit Slavko Vincic tidak sadar bahwa Camavinga sudah menerima kartu kuning sebelumnya. Ia menyebut wasit telah merusak pertandingan.
“Arbeloa menilai wasit tidak sadar jika Camavinga sudah mendapat kartu kuning sebelumnya. Ia pun menyebut wasit telah merusak pertandingan.”
“Saya kira dia mendapat kartu justru karena itu, karena pemain-pemain Bayern harus mengingatkannya kalau itu adalah kartu (kuning) kedua,” ujar Arbeloa seperti dilansir Football Espana.
“Tapi itu bukan kartu kuning. Saya tidak tahu, atau dia belum pernah main sepakbola ... atau saya tidak tahu.”
“Saya kira ini semakin parah karena dia tidak tahu dia (Camavinga) sudah dapat kartu kuning, karena ini kesalahan ganda. Dia menghancurkan pertandingan yang indah,” kata Arbeloa. (nds/mrp)
Reaksi pelatih menyoroti ketegangan atas keputusan wasit di pertandingan berharga. Kartu merah tersebut menjadi faktor penentu, mengubah jalannya laga dan mengakhiri perjalanan Madrid di kompetisi tersebut.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Saliba Operasi Punggung, Absen Lima Bulan
