Resep Kue Lapis Legit 24cm: Takaran & Cara Praktis
Gambar atau konten salah?
Bahan untuk kue lapis legit cukup berlimpah, namun tak perlu ragu. Berikut takaran yang sudah terbukti cocok untuk satu loyang ukuran 24 cm.
- 250 gram mentega, suhu ruang
- 200 gram gula pasir
- 4 butir telur, suhu ruang
- 250 gram tepung terigu protein sedang
- 1 sendok teh baking powder
- 1 sendok teh vanili bubuk
- 1/2 sendok teh garam
- 50 ml susu cair
- 25 ml air jeruk nipis (opsional, menambah aroma)
Alat yang akan memudahkan proses ini:
- Mixing bowl
- Spatula atau whisk
- Pengukur atau timbangan digital
- Alat pengukur suhu oven (opsional)
- Loyang kue 24 cm, dilapisi kertas roti atau dioles mentega
- Pengaduk kue (roll) atau spatula panjang
Langkah pertama, persiapkan mentega dan gula. Campur mentega dan gula sampai berwarna pucat, hasilnya lebih ringan. Gunakan mixer atau tangan, tergantung kenyamanan. Setelah itu, tambahkan telur satu per satu, aduk rata setiap kali. Pastikan semua telur masuk sebelum mentega tercampur kembali.
Selanjutnya, setelah adonan mengembang, taburkan tepung terigu, baking powder, vanili, dan garam. Aduk perlahan agar tidak terlalu banyak udara masuk, tapi jangan terlalu sedikit agar adonan tetap lembut. Setelah semua bahan kering tercampur, tuang susu dan air jeruk nipis. Aduk hingga adonan bersifat kental, namun masih mudah diambil.
Setelah adonan siap, bagi menjadi dua bagian. Ini penting supaya setiap lapisan memiliki ketebalan yang konsisten. Ambil satu bagian, tekan ke loyang, lalu ratakan. Panggang pada suhu 160 °C. Waktu memanggang biasanya 30–35 menit, tergantung oven. Setelah selesai, angkat dan biarkan dingin. Proses ini akan diulang dengan bagian kedua.
Bagian kedua dipanggang dengan suhu dan waktu yang sama. Jika oven tidak stabil, perhatikan suhu dengan termometer. Suhu yang terlalu tinggi akan membuat lapisan cepat kecoklatan di luar, namun masih mentah di dalam. Suhu yang terlalu rendah membuat lapisan menjadi tebal dan sulit merata.
Setelah kedua lapisan dingin, gabungkan lapisan-lapisan tersebut secara tipis. Gunakan spatula panjang atau alat pengaduk kue untuk menekan lapisan-lapisan menjadi satu. Lakukan proses ini secara perlahan, agar tidak menimbulkan gelembung udara. Lembut menekan, tapi cukup kuat untuk menempel.
Silakan beri lapisan tambahan jika diinginkan. Namun, semakin banyak lapisan, semakin sulit menjaga ketebalan yang seragam. Apalagi jika oven tidak stabil, kue bisa menjadi bantat.
Berikut beberapa tips agar kue tidak bantat:
- Gunakan loyang yang tidak terlalu berisi. Jika loyang penuh, panas tidak merata.
- Setiap lapisan panggang minimal 30 menit. Jika terlalu cepat, lapisan akan menempel satu sama lain dan menimbulkan bantat.
- Angkat kue setelah suhu turun menjadi 140 °C. Ini membantu lapisan menyeimbangkan suhu internal.
- Gunakan kertas roti pada bagian bawah loyang. Ini mengurangi kebekuan pada permukaan bawah, membantu lapisan tetap rata.
Setelah semua lapisan digabung, biarkan kue setidaknya 24 jam di suhu ruang sebelum dipotong. Proses pendinginan ini memungkinkan kue mengeras sedikit, sehingga potongan mudah terpisah tanpa menimbulkan bantat.
Untuk memotong, gunakan pisau tajam. Cara memotong yang baik adalah menekan pisau perlahan, menekan sedikit ke bawah. Jika pisau terlalu tebal, potongan akan bergelombang. Kalau pisau terlalu tipis, kue bisa patah. Pilih pisau setengah ketebalan. Pastikan pisau bersih dan kering, agar tidak menempel.
Setelah dipotong, kue lapis legit siap disajikan. Bisa disajikan panas atau suhu ruang. Jika ingin menambah rasa, taburkan sedikit gula bubuk di atas. Untuk variasi, tambahkan potongan buah kering seperti kismis atau kenari di antara lapisan.
Untuk penyimpanan, bungkus kue dengan plastik wrap, lalu simpan di tempat sejuk. Kue akan bertahan hingga satu minggu. Jika ingin menyimpan lebih lama, simpan di kulkas. Pastikan kue tidak terkena udara kering, sehingga tetap lembut.
Dengan mengikuti langkah-langkah ini, kue lapis legit akan memiliki lapisan yang rata, tekstur yang kenyal, dan tidak bantat. Selamat mencoba, dan semoga hidangan hari raya Anda menjadi lebih spesial.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Bakcang: Tradisi Makanan Peh Cun Beradaptasi di Indonesia
Jajanan Pasar Tradisional Kini Tampil Versi Inovatif
Kue Geplak Betawi Ternoda di Pasar, Wajib Dilestarikan
Rasa Penasaran Membujurkan Konsumsi Protein Bar Jangkrik
Nasi Uduk Betawi: Sejarah, Ciri Khas, dan Tradisi
Durian jatuh di Lorong Lew Lian, 30 buah pemandangan unik
Berita Terbaru
Portugal vs Kongo: Ronaldo 41 Tahun Gagal Menembak
Apel Kamtibmas Lubuklinggau 18 Juni: Komitmen Keamanan
Wali Kota Medan Pastikan Rp10 Miliar Tender Satreskrim
Kebaya Viral di Puro Mangkunegaran: Kontroversi Izin Kirab
Alissa Wahid Diusulkan Jadi Wakil Ketua PBNU 2026‑2031
BGN Refokus Dana, Hilangkan MBG di 76 Sekolah Indonesia
Bakcang: Tradisi Makanan Peh Cun Beradaptasi di Indonesia
Portugal dan Kongo Berbagi 1-1, Ronaldo Gagal Menembak
Kemdiknas Usahakan Anggaran Besar bagi PTS 2027 untuk Mahasiswa
