Ribuan Antri SPBU Candi Nganjuk, Panik Harga BBM Berubah
Gambar atau konten salah?
SPBU Candi di Nganjuk menjadi tempat berkumpulnya ribuan pembeli pada 31 Maret 2026. Antrean motor dan kendaraan roda empat mengular sampai ke jalan raya. Waktu terakhir, jam 19.45 WIB, masih ada barisan panjang.
Petugas di lokasi, Asngari, mengatakan antrean sudah dimulai sejak siang hari. Ia menduga masyarakat panik karena isu kenaikan harga BBM, khususnya pertalite. “Sejak siang tadi sudah begini. Antre,” ujarnya kepada media.
Meski begitu, Asngari menegaskan bahwa stok BBM di SPBU Candi aman. Pelayanan tetap berjalan, tidak ada penundaan. Dari pengamatan, antrean terbatas pada pertalite motor. Banyak motor mengisi tangki penuh. Sementara di bagian Pertamax, antrean tidak terlihat.
Di antara para pelanggan, Harsono berusia 35 tahun mengisi pertalite motor penuh. Ia takut harga akan naik besok. “Katanya mau naik besok. Jadi saya isi penuh,” kata pria asal Kecubung, Pace, Nganjuk pada 1 April 2026.
Begitu pula Alisa, 30 tahun, asal Loceret. Ia rela antri panjang setelah mendengar kabar kenaikan harga. “Nggak apa-apa antri, yang penting bisa isi penuh. Takutnya besok beneran naik,” ungkapnya.
Peristiwa ini menyoroti ketidakpastian harga BBM. Ketakutan akan kenaikan memicu perilaku beli berlebih, memaksa banyak orang mengisi tangki penuh sebelum harga berubah. Kenaikan harga BBM masih menjadi fokus utama masyarakat di daerah ini.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Ratusan Monyet Ekor Panjang Turun ke Pasar, Cari Makan
Guru SD di Sidoarjo Naik Perahu Demi Mengajar saat Banjir Rob
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Penyebab Karhutla: dari Hal Sepele hingga Bencana
KAI Bantah Penguntit Penumpang Wanita di Supas adalah Pegawai
Banjir Rob Kalianak Semakin Parah, Warga Minta Dam Dibangun
