Ribuan Pikap India Tiba, Dikirim ke Koperasi Merah Putih
Gambar atau konten salah?
Ribuan unit pikap asal India baru saja tiba di Indonesia. Kendaraan ini akan disalurkan ke Koperasi Desa Merah Putih sesuai rencana awal. Menteri Koperasi, Ferry Juliantono, menegaskan bahwa pikap yang diimpor akan langsung digunakan untuk operasional koperasi.
Menurut Ferry, koperasi yang sudah siap beroperasi dapat langsung memakai pikap tersebut. “Kemarin karena telanjur (impor), jumlahnya masih ribuan, kita akan penuhi untuk operasional di koperasi desa yang sudah selesai bangunan fisik, gudang, gerai dan alat kelengkapannya,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa setiap koperasi akan menerima satu unit truk, satu pikap, dan satu sepeda motor. Langkah ini bertujuan memudahkan aliran barang dari desa ke luar maupun sebaliknya. “Sekarang ribuan truk dan pikap sudah didistribusikan di koperasi-koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (sekitar 2.400 koperasi),” jelas Ferry.
Ferry mengakui bahwa idealnya harus memprioritaskan industri otomotif dalam negeri. Namun, bila kebutuhan tidak terpenuhi, maka dapat mengimpor dari negara lain. “Tapi sekiranya kurang kita tentu diperbolehkan untuk mengambil dari negara mana pun,” katanya.
Belakangan ini, Ferry telah berdiskusi dengan Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita, serta pihak Gaikindo untuk menutup kekosongan kebutuhan koperasi. Proyeksi menunjukkan akan ada lebih dari 80.000 unit koperasi Merah Putih.
PT Agrinas Pangan Nusantara sebelumnya berencana mengimpor 105.000 unit mobil pickup India. Rinciannya: 35.000 unit Scorpio Pick Up dari Mahindra dan 70.000 unit lainnya dari Tata Motors, terbagi menjadi 35.000 unit Yodha dan 35.000 unit Ultra T.7 Light Truck.
Keputusan ini menuai kontroversi. Saat industri otomotif Indonesia sedang menurunkan penjualan, PT Agrinas memilih impor kendaraan dari India. Kritik muncul karena seharusnya mendukung industri dalam negeri.
Melalui langkah ini, pemerintah berusaha memperkuat jaringan distribusi barang di desa sambil menyeimbangkan antara dukungan industri lokal dan kebutuhan operasional koperasi. Dengan ribuan kendaraan yang sudah didistribusikan, harapannya arus barang menjadi lebih lancar dan efisien bagi ribuan komunitas di seluruh negeri.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
TUKS Petrokimia Gresik Raih Pelabuhan Terbaik Nasional
Inggris vs Argentina Berebut Tiket Final Piala Dunia
Inggris vs Argentina: Prediksi Ketat dan Peluang Adu Penalti
Remaja Sidoarjo Telanjang Saat Terima Pesanan Ojol
Inggris Vs Argentina, Dendam 40 Tahun di Semifinal
Mahasiswa UINSA Desak Transparansi, Dorong Plt Rektor
Berita Terbaru
Gubernur Desak Pengusutan Tuntas Peretasan Bank Jambi
Gibran Dengar Keluhan Jalan Rusak di Lampung
Appi Mundur, IAS Makin Yakin Jadi Ketua Golkar Sulsel
Jalan Padabeunghar: Anggaran Rp54 M, Tapi Rusak Lagi
TUKS Petrokimia Gresik Raih Pelabuhan Terbaik Nasional
Mario Aji dan Veda Ega Siap Balapan di MotoGP Mandalika
Satpol PP Sumedang Bongkar 10 Bangunan Liar
Inggris vs Argentina Berebut Tiket Final Piala Dunia
