Rice di Tengah Dilema: Arsenal vs West Ham, Kemenangan penting
Gambar atau konten salah?
Arsenal masih memimpin klasemen Liga Inggris dengan 76 poin dari 35 laga, lima angka lebih tinggi dari Manchester City di posisi kedua. Sementara City masih memiliki satu laga tersisa, Arsenal hanya perlu menjuarai tiga pertandingan terakhir untuk mengunci gelar juara.
Melihat lawan yang akan dihadapi, Arsenal tampak lebih unggul. Mereka hanya akan bertemu West Ham United, Burnley, dan Crystal Palace. Burnley sudah turun, dan Palace fokus pada Conference League. Jadi, laga terberat bagi Gunners adalah West Ham di London Olympic Stadium pada Minggu, 10 Mei 2023.
West Ham berada di posisi ke-18 dengan 37 poin, satu angka di atas zona aman. Mereka masih berjuang menghindari degradasi dan butuh kemenangan untuk memperpanjang nafas. Pertandingan ini membuat Declan Rice berada dalam dilema besar. Kemenangan Arsenal bisa semakin mendekatkan klub lamanya ke jurang degradasi.
“Mereka adalah klub yang memberikan saya segalanya. Tanpa West Ham, saya tidak ada dan saya percaya itu. Mereka memberikan saya kesempatan ketika Chelsea tidak memberikan itu dan ada banyak orang di sana yang menyemangati saya,” ujar Rice kepada ESPN.
“Moyes, Bilic, Pellegrini yang menunjuk saya sebagai kapten. Ada banyak hal bagus soal klub itu. Posisi mereka memang tidak menyenangkan. Tapi itulah sepakbola dan saya punya tugas yang harus dituntaskan hari Minggu,” sambungnya.
“Kami ingin menjuarai Premier League dan itu tugas kami di akhir musim, so kami ingin menyapu bersih laga sisa dan saya yakin mereka juga ingin menang. Ya, semoga tim terbaik yang menang.”
Rice memulai kariernya di akademi West Ham setelah gagal masuk ke Chelsea pada 2013. Ia dipromosikan ke tim utama pada 2015 dan bermain delapan tahun di sana, mencetak 15 gol dari 245 laga. Di antara pencapaian utamanya, Rice menjadi kapten saat klub menjuarai Conference League pada 2023.
Dengan posisi yang menguntungkan, Arsenal berharap dapat menutup musim dengan kemenangan. Namun, West Ham tetap menjadi tantangan serius karena tekanan degradasi. Kemenangan atau kekalahan di sini akan memengaruhi dinamika klasemen akhir musim.
Peristiwa ini menyoroti dilema yang dihadapi pemain yang pernah menjadi bagian penting dari klub lama. Rice, yang kini menjadi bagian penting dari strategi Arsenal, harus menyeimbangkan rasa hormat terhadap klub asalnya dengan tanggung jawab baru. Pertandingan ini akan menjadi ujian bagi kedua tim, di mana setiap gol dapat mengubah arah musim.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Manchester United tak lanjut perekrutan Elliot Anderson
Indonesia U-19 Hadapi Kamboja U-19 di Putaran Ketiga AFF
Arema FC Akhiri Kerja Sama dengan Dalberto Luan Belo
Ceko Kalah 1-2 dari Korea Selatan di Piala Dunia 2026
Timnas Indonesia Naik ke 118 Dunia Menang Oman, Mozambik
Azteca, Stadion Legendaris, Menjadi Pusat Piala Dunia 2026
Berita Terbaru
Pemerintah Selesaikan Prastudi 13 Proyek Hilirisasi Rp239 T
BookCabin Fair 2026: Promo Tiket & Cashback di Surabaya
Jembatan Kaca Bromo Resmi Operasi, Sewa Lima Tahun
Zaki Ubaidillah Raih Kemenangan di Australian Open 2026
Chandra Asri dan UNTIRTA Luncurkan Program Jejak Asri
Delegasi Kamboja Kunjungi Gianyar, Pelajari Pengelolaan Sampah
DJBC Berhentikan Penyelundupan 8,26 Juta Rokok di Merak