RON 92 Tetap Stabil, BBM Nonsubsidi Naik Tajam Paling Tinggi

Guntur P. · 1 min baca · 1 bulan lalu · 79 dibaca
Bisik.id
RON 92 Tetap Stabil, BBM Nonsubsidi Naik Tajam Paling Tinggi

Gambar atau konten salah?

Harga bahan bakar minyak (BBM) RON 92 di SPBU tidak naik sejak 01 Maret 2026. Namun, BBM nonsubsidi lainnya sudah mengalami kenaikan tajam.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengaku telah berkomunikasi dengan semua perusahaan atau pengelola SPBU di Indonesia. Ia menegaskan bahwa jika RON 92 perlu dinaikkan, tidak masalah. “Saya berkomunikasi terus dengan teman‑teman swasta ya, dan saya pikir mereka juga mempunyai hati yang baik ya untuk melihat kondisi yang ada, tapi kalau pada akhirnya kemudian penyesuaiannya sudah bisa dilakukan, saya pikir nggak ada masalah,” kata Bahlil, Sabtu (02 Mei 2026).

Bahlil menambahkan bahwa harga BBM umum atau nonsubsidi akan mengikuti harga pasar sesuai peraturan Menteri Tahun 2022. “Karena sesuai dengan peraturan Menteri Tahun 2022 memang untuk konsumsi industri itu selalu mengikuti harga pasar yang ada,” tambahnya.

Berikut rincian harga saat ini: SPBU VIVO Revvo 92 masih tetap Rp 12 390/liter. BBM Diesel Primus naik dari Rp 14 610/liter menjadi Rp 30 890/liter. BP menaikkan harga BBM Ultimate Diesel dari Rp 25 560/liter menjadi Rp 30 890/liter. Sementara jenis BP 92 tetap Rp 12 390/liter dan Ultimate Rp 12 930/liter. SPBU Pertamina tidak menaikkan harga Pertamax, tetap Rp 12 300/liter. BBM nonsubsidi lainnya sudah naik: Pertamax Turbo Rp 19 400/liter, Pertamax Green Rp 12 800/liter, Dexlite Rp 23 600/liter dan Pertamina Dex Rp 23 900/liter.

Dengan demikian, RON 92 tetap stabil sementara BBM lain mengalami kenaikan signifikan, mencerminkan kebijakan harga pasar yang diatur oleh Menteri ESDM.

Harga BBM RON 92Bahlil LahadaliaSPBUBBM nonsubsidiKenaikan harga dieselKebijakan pasarPertamax Turbo

Komentar

Memuat komentar...