Rotasi 847 Personel Polda Jatim, Kasat Reskrim Surabaya Dipindah
Gambar atau konten salah?
Rotasi dan mutasi jabatan kembali bergulir di lingkungan Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim). Sebanyak 847 personel masuk dalam daftar mutasi berdasarkan Surat Telegram Kapolda Jatim Nomor ST/579/V/KEP/2026 tertanggal 19 Mei 2026 yang ditandatangani Kapolda Jatim Irjen Nanang Avianto.
Dari ratusan personel yang dimutasi, pergantian jabatan Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya menjadi salah satu yang menyita perhatian. AKBP Edy Herwiyanto yang selama setahun terakhir memimpin Satreskrim Polrestabes Surabaya resmi bergeser ke jabatan baru sebagai Kabagwassidik Ditres PPA dan PPO Polda Jatim. Posisinya kini diisi oleh AKBP David Manurung yang sebelumnya menjabat Kabagwassidik Ditressiber Polda Jatim.
Perubahan tersebut sekaligus menandai berakhirnya masa tugas AKBP Edy Herwiyanto sebagai Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya yang dimulai sejak 18 Mei 2025.
AKBP Edy Herwiyanto bukan sosok asing di lingkungan Polda Jatim. Perwira menengah yang juga dikenal sebagai ayah Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati itu memiliki pengalaman panjang di bidang reserse. Lulusan Sekolah Calon Perwira (Secapa) tahun 2003 tersebut pernah menjabat sebagai Wakasatreskrim Polrestabes Surabaya saat masa pandemi COVID-19. Saat itu ia mendampingi Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Mirzal Maulana.
Selain itu, Edy juga pernah menduduki sejumlah posisi strategis di Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jatim, mulai Kanit Bajak Sandra Subdit Jatanras hingga Kanit Asusila Subdit Renakta. Kariernya juga sempat membawanya bertugas sebagai Kasi Pemberantasan BNNK Tulungagung. Di tingkat kewilayahan, Edy pernah menjabat Kasatreskrim di Polres Tulungagung, Polres Kediri, Polres Kediri Kota, hingga Polres Blitar. Pengalaman panjang tersebut menjadi modal sebelum akhirnya dipercaya memimpin Satreskrim Polrestabes Surabaya selama satu tahun terakhir.
Sementara itu, AKBP David Manurung kini memegang tongkat estafet kepemimpinan Satreskrim Polrestabes Surabaya. Sebelum ditunjuk mengisi jabatan tersebut, David menjabat sebagai Kabagwassidik Ditressiber Polda Jatim. Namun perjalanan kariernya lebih banyak ditempa di bidang reserse kriminal. David tercatat pernah menjabat Kasat Reskrim Polres Bangkalan pada periode Mei 2019 hingga Januari 2020. Setelah itu, ia juga dipercaya menjadi Kasat Reskrim Polres Lamongan.
Kariernya terus menanjak saat menjabat Wakapolres Bojonegoro selama kurang lebih dua tahun sejak November 2022 hingga Januari 2025. Usai menyelesaikan Pendidikan Sespimmen Polri Dikreg ke-65 Tahun 2025, David sempat bertugas sebagai Analis Kebijakan Pertama Bidang Dalpers Biro SDM Polda Jatim sebelum akhirnya dipercaya mengemban jabatan di Ditressiber dan kini menjadi Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya. Sementara jabatan Kabagwassidik Ditressiber Polda Jatim yang ditinggalkannya akan diisi oleh AKBP Rudy Prabowo, perwira menengah yang sebelumnya bertugas di Polda Banten.
Kabid Humas Polda Jatim Jules Abraham Abast menegaskan bahwa mutasi merupakan hal yang lazim dalam organisasi Polri. "Mutasi jabatan itu dilakukan untuk memberikan penyegaran serta meningkatkan kinerja masing-masing personel. Selain itu, mutasi dilakukan untuk pembinaan karier, peningkatan profesionalisme, serta peningkatan kompetensi," ujar Abast dalam keterangan tertulisnya. Menurutnya, rotasi jabatan diharapkan dapat memberikan ruang bagi personel untuk mengembangkan kemampuan serta menghadapi tantangan tugas yang semakin kompleks. "Personel yang mendapatkan mutasi tentunya akan dapat mengembangkan potensi diri dengan lebih baik dan meningkatkan kemampuan di berbagai bidang dan utamanya dalam menghadapi tantangan tugas sehingga akan berguna dalam meningkatkan kinerja dan pelayanan Polda Jatim kepada masyarakat," tutupnya.
Mutasi kali ini menjadi salah satu rotasi terbesar yang dilakukan Polda Jatim sepanjang tahun 2026, dengan total 847 personel yang mendapat penugasan baru di berbagai satuan dan wilayah.
Rotasi ini menegaskan bahwa Polda Jatim terus mendorong pergerakan karier dan pembaruan jabatan agar dapat menyesuaikan kebutuhan operasional. Dengan menempatkan perwira berpengalaman di posisi strategis, lembaga ini berharap dapat memperkuat kinerja di lapangan dan meningkatkan pelayanan kepada publik.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Ratusan Monyet Ekor Panjang Turun ke Pasar, Cari Makan
Guru SD di Sidoarjo Naik Perahu Demi Mengajar saat Banjir Rob
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Penyebab Karhutla: dari Hal Sepele hingga Bencana
KAI Bantah Penguntit Penumpang Wanita di Supas adalah Pegawai
Banjir Rob Kalianak Semakin Parah, Warga Minta Dam Dibangun
Berita Terbaru
Prabowo Pilih Maung Mahal Demi Industri Dalam Negeri
Prabowo Akan Luncurkan Motor Listrik Nasional
Prabowo Resmikan Proyek LNG Masela, Tunggu 28 Tahun
Stok BBM Nasional Aman 14-40 Hari
PLN Diskon Tambah Daya 50% Sambut Tahun Ajaran Baru
Iran Ancam Hentikan Ekspor Energi Timur Tengah
Pemerintah Tetapkan 60% Gas Blok Masela untuk Domestik
Antrean BBM di Medan Kembali Normal
Prabowo Target Bangun 50 Pabrik Etanol Demi BBM Campur
Irak-Suriah Hidupkan Pipa Minyak Alternatif Hormuz
