Sabtu 02 Mei 2026: Ala Ayuning Dewasa, Tidak Cocok Upacara

Agus P. · 2 min baca · 1 bulan lalu · 81 dibaca
Bisik.id
Sabtu 02 Mei 2026: Ala Ayuning Dewasa, Tidak Cocok Upacara

Gambar atau konten salah?

Sabtu 02 Mei 2026 adalah hari yang menurut Kalender Bali masuk dalam kategori Ala ayuning dewasa. Hari ini dianggap tidak ideal untuk beberapa upacara adat, khususnya upacara wiwaha atau pernikahan.

Kalender Bali memuat daftar Ala ayuning dewasa atau hari baik berdasarkan perhitungan khusus. Masyarakat Hindu di Bali menggunakan daftar ini untuk menentukan apakah suatu hari layak bagi kegiatan adat dan ritual.

Berikut rincian aktivitas yang disarankan atau dihindari pada Ala ayuning dewasa Sabtu 02 Mei 2026, berdasarkan informasi yang dikutip dari kalenderbali.org:

  • Amerta Papageran. Tidak baik untuk melakukan dewasa ayu karena mengandung pengaruh sakit-sakitan. (Alahing dewasa 4)
  • Babi Turun. Baik untuk memasang sesirep. (Alahing dewasa 4)
  • Banyu Urug. Baik untuk membuat bendungan. Tidak baik untuk membuat sumur. (Alahing dewasa 3)
  • Gagak Anungsang Pati. Tidak baik melakukan upacara membakar mayat, atiwa-tiwa. (Alahing dewasa 2)
  • Kala Bangkung, Kala Nanggung. Tidak baik untuk mulai memelihara ternak. (Alahing dewasa 4)
  • Kala Buingrau. Baik untuk menebang kayu, membuat bubu, memuja pitra. Tidak baik untuk membangun, mengatapi rumah. (Alahing dewasa 4)
  • Kala Ingsor. Mengandung sifat/tanda-tanda mengecewakan. (Alahing dewasa 3)
  • Kala Rau. Baik untuk meramu obat-obatan, sadek, membuat senjata, upas (penjaga). Tidak baik untuk membangun rumah, mengatapi rumah akibatnya akan terbakar, batasi berbicara yang dapat menimbulkan kekeliruan, mengawinkan orang. (Alahing dewasa 3)
  • Kala Upa. Baik untuk memulai mengambil/memelihara ternak (wewalungan). (Alahing dewasa 4)
  • Lebur Awu. Tidak baik melakukan upacara wiwaha/pernikahan, pertemuan, membangun rumah, mengatapi rumah. Baik untuk membangun irigasi. (Alahing dewasa 4)
  • Semut Sedulur. Baik untuk gotong royong, kerja bakti, memulai kampanye, membentuk perkumpulan. Tidak baik mengubur atau membakar mayat. (Alahing dewasa 4)

Pararasan: Laku Bintang, Pancasuda: Satria Wirang, Ekajalaresi: Bagna Mapasah, Pratiti: Separsa. (iws/iws)

Saniscara Wage Kulantir menuliskan data ini pada Sabtu 02 Mei 2026, menegaskan bahwa hari ini tidak cocok untuk upacara wiwaha atau pernikahan. Kalender Bali, yang telah digunakan selama berabad-abad, tetap menjadi panduan bagi masyarakat Hindu di Bali dalam merencanakan kegiatan adat. Dengan memahami setiap “Alahing dewasa” dan aktivitas yang dianjurkan atau dihindari, warga dapat menyesuaikan jadwal mereka agar sesuai dengan tradisi dan keyakinan yang telah lama dijunjung. Sehingga, peristiwa penting seperti pernikahan atau pembangunan rumah dapat dilaksanakan pada hari yang lebih menguntungkan, sesuai dengan ajaran dan kebiasaan lokal.

Kalender BaliAla ayuning dewasaupacara wiwahapernikahanBabi TurunBanyu UrugKala Buingrau

Komentar

Memuat komentar...