Sampah Ikan Berdebu di Malaysia Menimbulkan Bau Menyeramkan
Gambar atau konten salah?
Seorang wanita di Malaysia terkejut ketika mencium bau menyengat yang datang dari arah jendela rumahnya. Bau itu begitu kuat sehingga ia menggambarkan bau bangkai tikus. Ia membuka penutup jendela, namun aroma yang keluar justru semakin pekat. Menahan tak tahan, ia menjerit dan mengumpat, lalu memutuskan untuk mencari sumbernya.
Di balik penutup jendela, ia menemukan sebuah kantong plastik besar berwarna putih. Di dalamnya terletak sisa ikan yang sudah hancur, dibungkus dalam kotak polisterin. Ikan tersebut sudah membusuk dan dipenuhi ulat sampah. Suaminya hampir muntah ketika melihat kondisi tersebut. Wanita itu menulis di Threads, “Akhirnya saya ngamuk kayak perempuan gila di lingkungan perumahan setelah melihat satu kantong plastik besar penuh dengan ikan rebus yang sudah hancur seperti hendak buat laksa.”
Ia menegaskan bahwa sampah tersebut merupakan sisa ikan yang tidak dibuang dengan cara yang benar. Sisa makanan itu hanya diletakkan di tepi tong sampah yang berada dekat jendela rumahnya, tanpa penanganan yang layak. Akibatnya, bau amis yang sangat tajam menyebar dan mengganggu kenyamanan lingkungan sekitar. Ia menulis lagi, “Itu sampah sisa makanan. Kenapa tidak dimasukkan ke dalam tong sampah yang benar. Kenapa ditutup dengan polisterin (sejenis styrofoam) saja. Pengangkut sampah tidak akan mengambil jenis sampah seperti ini.”
Suaminya terpaksa membersihkan kawasan itu keesokan harinya. Ia bahkan menggali tanah di sekitar tempat sampah untuk mengurangi bau busuk yang sudah merebak. Kegiatan ini dilakukan karena wanita tersebut sangat terganggu oleh kondisi tersebut.
Berita ini menjadi viral setelah dibagikan melalui media sosial pada 31 Maret 2023. Kisah ini menyoroti betapa pentingnya etika membuang sampah, terutama sampah bahan makanan, agar tidak menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan dan tetangga.
Kesimpulannya, cerita ini mengingatkan kita semua bahwa cara sederhana seperti menempatkan sampah pada tempatnya dapat mencegah bau tidak sedap dan menjaga kebersihan lingkungan. Jika setiap orang bertanggung jawab, masalah seperti ini dapat dihindari.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Lombok Cooking Class Jakarta 18 Juni: Ayam Bakar Taliwang
Pasar Beriman Tomohon Batasi Satwa Liar, Baru 2024
Dua Lipa Pilih Maxwell Food Centre: Surga Kuliner Singapura
Fan Sumu Bikin Replika Qingming 7m dengan 60kg Cokelat
Hotel Penitipan Starter Sourdough Jadi Trend di Swedia
Prabowo Tekankan Standar 8 Potong Ayam MBG, Kumink Jelaskan
Berita Terbaru
BKK Palembang Tegakkan Skrining Kesehatan Jemaah Haji
Raffi Ahmad: Deepfake Merusak Reputasi, Panggil Waspada
IHSG Turun 1,70%, Rupiah Jatuh Rp18.049, Tegaskan Kuat
40 Titik Panas Terpantau di Muratara, Risiko Karhutla Tinggi
Komisi XIII DPR Susun Kesepakatan Penyelesaian Agraria Padang
1 Muharram Jadi Hari Libur Nasional 2026 Tanpa Cuti Bersama
Slamet Santoso, Pemuda Banyuwangi, Menjadi Pemain Pro di Polandia
