Sanken Rayakan 30 Tahun, Fokus Kualitas Produk SNI
Gambar atau konten salah?
Selama hampir tiga dekade beroperasi di Indonesia, SANKEN terus membangun kepercayaan konsumen melalui produk elektronik rumah tangga yang berkualitas. Kehadiran produk yang efisien, berkinerja tinggi, didukung layanan pelanggan yang kuat, menjadikan SANKEN tetap relevan di tengah perubahan teknologi dan kebutuhan masyarakat.
Perjalanan panjang SANKEN selama 30 tahun menjadikannya merek yang dikenal dalam penyediaan peralatan rumah tangga yang andal dan efisien. Kualitas produk selalu menjadi fondasi utama pengembangan SANKEN sejak awal berdiri. Perusahaan menerapkan teknologi terbaru pada setiap kategori produk elektronik rumah tangga yang dikembangkan.
Pengembangan produk SANKEN didukung oleh tim profesional dari Jepang yang berpengalaman. Direktur Marketing PT Sanken Argadwija (Sanken), Esmond H. Tirtajasa, menyatakan pada Selasa (10/03/2026), bahwa SANKEN terus berinovasi dan mengembangkan peralatan rumah tangga efisien berkinerja tinggi yang menggabungkan teknologi terkini. Tim ini terdiri dari profesional Jepang berpengalaman dan insinyur muda yang dinamis.
Setiap produk SANKEN melewati proses pengawasan kualitas yang ketat. Saat ini, seluruh produk SANKEN telah mengantongi sertifikasi Standar Nasional Indonesia (SNI) dan ISO. Sertifikasi ini menjamin aspek keamanan, efisiensi energi, daya tahan, dan desain yang berpusat pada pengguna.
Seiring perkembangan teknologi, kebutuhan masyarakat terhadap produk rumah tangga juga berubah. Menanggapi hal ini, SANKEN menawarkan berbagai variasi peralatan rumah tangga dengan desain modern dan pilihan warna beragam. Terbaru, SANKEN meluncurkan EV Bike pada tahun 2025 seiring meningkatnya tren kendaraan listrik di Indonesia. Sepeda listrik ini tersedia dalam lima varian warna berbeda, memberikan konsumen pilihan sesuai gaya mereka.
Saat ini, lini produk SANKEN mencakup mesin cuci, dispenser, rice cooker, kulkas, hingga water solar system. Semua produk tersedia dalam berbagai varian, ukuran, dan desain. Esmond menjelaskan bahwa variasi ini memungkinkan SANKEN memenuhi beragam preferensi pelanggan di seluruh Indonesia, menjadikannya pilihan utama bagi konsumen di daerah terpencil dan kota sekunder yang mengutamakan fungsi dan estetika.
Untuk mendukung kepuasan pelanggan, SANKEN memastikan ketersediaan pusat layanan di kota besar maupun kota kecil. Jaringan layanan ini memfasilitasi konsumen dalam mendapatkan bantuan teknis, perawatan, atau perbaikan produk. Saat ini, SANKEN memiliki setidaknya 32 pusat layanan dan 206 layanan resmi di Indonesia.
Struktur cabang SANKEN tersebar di beberapa wilayah: 4 cabang di Sumatera, 3 cabang di Kalimantan, 7 cabang di Jawa & Bali, dan 3 cabang di Sulawesi. Esmond menutup pernyataannya dengan komitmen SANKEN terhadap kepuasan pelanggan. Jaringan layanan nasional mereka, didukung oleh teknisi terlatih dan bersertifikat, menjamin kualitas perawatan yang konsisten dan hubungan pelanggan yang kuat.
SANKEN telah beroperasi selama hampir tiga dekade di Indonesia, berfokus pada produksi elektronik rumah tangga berkualitas tinggi. Perusahaan ini mengandalkan inovasi teknologi dan dukungan tim profesional Jepang dalam pengembangan produknya. Semua produk telah memenuhi standar SNI dan ISO, menjamin keamanan dan efisiensi. Selain peralatan rumah tangga konvensional seperti kulkas dan mesin cuci, SANKEN juga merambah pasar kendaraan listrik dengan peluncuran EV Bike pada 2025. Dukungan purna jual disediakan melalui jaringan layanan yang luas, mencakup kota besar dan kecil di seluruh Indonesia.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK, Wamen Imipas Ditahan
Safari Apple: Kecepatan, Baterai, dan Privasi Unggul
KAI-INKA Merger Selesai Tahun Ini, Menjadi Holding Subholding
Trump Menandatangani Perintah Pemutusan Pegawai Tinggi
Scammer Solo Baru Target Warga AS, Polda Jawa Tengah
Moody's Atur Peringkat Baa2 Negatif untuk Danantara Investasi
Berita Terbaru
IHSG Turun 1,46% di Pagi, Masuk Zona Merah, Menurunkan 86 Poin
Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK, Wamen Imipas Ditahan
Tim Tabur Tangkap Liauw Inggarwati dan Bastian Widjaja
Perpres No.27 2026 Turunkan Komisi Ojek Online Jadi 8%
Riquelme Tantang Perez: Janji Haaland & Beban Anggota
UEA Berhenti Ujian Internasional, Pindah Online Kini
