Sendang Pangkah: Warisan Keraton Mataram Jadi Wisata

Fitri A. · 1 min baca · 3 bulan lalu · 91 dibaca
Bisik.id
Sendang Pangkah: Warisan Keraton Mataram Jadi Wisata

Gambar atau konten salah?

Sendang Pangkah masih berdiri di Bantul, menandai warisan Keraton Mataram yang tak pernah hilang. Setiap hari, peziarah datang, membawa tirakat, menambah makna spiritual bagi tempat ini.

Wilayah barat Kabupaten Bantul kaya akan potensi budaya. Kasongan, misalnya, terkenal dengan sentra kerajinan tanah liatnya. Tetapi di balik keindahan itu, masih tersembunyi sejarah lain—Kalurahan Bangunjiwo. Wilayah ini mencakup 19 padukuhan, masing‑masing menyimpan budaya yang belum sepenuhnya dieksplorasi.

Letak Sendang Pangkah terletak di RT3 Bangunjiwo, Kasihan, Bantul. Airnya bersih, jarang surut bahkan saat musim kemarau. Warga setempat memanfaatkannya untuk kebutuhan sehari‑hari. Sendang ini berada di dekat sungai kecil yang mengalir pelan, dikelilingi bebatuan kapur berlumut dan kering.

Berbagai cerita lisan dari warga Kenalan mengungkapkan bahwa sendang ini dulunya merupakan peninggalan Keraton Mataram. Untuk menjaga kelestarian sumber air, di sekitarnya ditanam pohon beringin. Selain itu, masyarakat rutin setiap tahun mengadakan upacara adat pengurasan sendang, menjaga kebersihan dan kesucian air.

Potensi Sendang Pangkah tidak hanya spiritual; ia juga bisa dikembangkan menjadi objek wisata sejarah. Banyak orang datang untuk tirakat, menambah nilai budaya dan ekonomi bagi daerah.

Jalan menuju Sendang Pangkah sudah di cor, sehingga mudah diakses. Bagi pengunjung, penting untuk menjaga kebersihan lingkungan dan tidak membuang sampah sembarangan.

Dengan sejarah yang kaya, air yang bersih, dan tradisi yang hidup, Sendang Pangkah menjadi contoh sederhana bagaimana warisan budaya dapat tetap relevan. Potensi wisata yang belum dimanfaatkan secara optimal menunggu pengembangan yang bijaksana.

Sendang PangkahKeraton MataramBantulwisata sejarahupacara adatair bersihkebersihan lingkungan

Komentar

Memuat komentar...