Sidoarjo Alokasikan Rp 20,3 Miliar Revitalisasi Sekolah
Gambar atau konten salah?
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti, mengumumkan program rehabilitasi dan revitalisasi sarana prasarana pendidikan di Sidoarjo pada 14 April 2026. Program ini dimaksudkan sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas layanan pendidikan sepanjang 2025.
Menurut Abdul Mu'ti, 29 satuan pendidikan telah menerima program revitalisasi. Rinciannya terdiri dari dua taman kanak-kanak, dua puluh sekolah dasar, dan tiga sekolah menengah pertama. Total anggaran yang dialokasikan mencapai Rp 20,3 miliar.
"Program ini merupakan komitmen pemerintah untuk memastikan sarana prasarana pendidikan yang layak dan berkualitas, sehingga proses belajar mengajar dapat berjalan optimal," ujar Abdul Mu'ti dalam sambutannya di SMP Negeri 4 Sidoarjo.
Ia menegaskan bahwa peningkatan fasilitas pendidikan menjadi kunci mendorong kualitas sumber daya manusia di daerah. Selain dukungan dari pemerintah pusat, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo turut menambah anggaran melalui APBD. Alokasi tersebut mencakup pembangunan SMP Negeri 2 Krembung senilai Rp 8,1 miliar dan SMP Negeri 2 Prambon sebesar Rp 7,1 miliar.
Program rehabilitasi sekolah pada 2025 juga menyerap anggaran Rp 9,5 miliar. Untuk 2026, pemerintah daerah telah menyiapkan anggaran lebih besar, yakni Rp 40,6 miliar guna memperluas jangkauan perbaikan sarana dan prasarana pendidikan.
Abdul Mu'ti menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah agar program berjalan efektif dan berkelanjutan. "Kami berharap kolaborasi ini terus diperkuat sehingga manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh peserta didik dan tenaga pendidik," tambahnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Sidoarjo, Mimik Idayana, menyatakan komitmen pihaknya akan terus mendukung peningkatan fasilitas pendidikan di wilayahnya. "Sinergi ini penting untuk mencetak generasi unggul yang siap menghadapi tantangan masa depan," pungkasnya.
Program ini menandai langkah konkret pemerintah dalam memperbaiki infrastruktur pendidikan, yang diharapkan dapat meningkatkan kualitas belajar mengajar di Sidoarjo.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Khofifah Dukung B50, Jatim Siap Jadi Motor Energi Nasional
Ibu dan Balita Tidur di Minimarket Sidoarjo Dievakuasi
10 Juli: Hari Kebab Sedunia dan Energi Mandiri
DPC Surabaya Dukung Emil Kembali Pimpin Demokrat Jatim
KASAU Turun ke Sawah, Dorong Swasembada Gula
Bank Tolak Hapus Utang Nenek 69 Tahun di Jombang
Berita Terbaru
Aturan Baru MPLS: Name Tag Sederhana, Tak Perlu Atribut Berlebihan
Khofifah Dukung B50, Jatim Siap Jadi Motor Energi Nasional
Indonesia Resmi Luncurkan Program Mandatori Biodiesel B50
BPBD Bali Jadikan Command Center 112 Gianyar Acuan BES
DPR Dorong PRSU Masuk Kalender Nasional
Pemain Cadangan Cetak 18,6% Gol di Piala Dunia 2026
Cafu Ramal Brasil Tersingkir, Terbukti
Prancis Efisien, Maroko All-Out di Piala Dunia
Pelatihan Brevet Pajak AB: Praktik Langsung Isi SPT
