Siswa MAN 1 Yogyakarta Raihan Diterima Tiga Perguruan Tinggi
Gambar atau konten salah?
Man 1 Yogyakarta telah menorehkan prestasi luar biasa ketika salah satu siswanya, Muhammad Raihan Yusuf Arroyan, berhasil diterima di tiga perguruan tinggi negeri terkemuka di Indonesia.
Raihan masuk ke Universitas Gadjah Mada (UGM), Institut Teknologi Bandung (ITB), dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS). Di UGM dan ITS, ia dipilih untuk program Teknik Kimia, sedangkan di ITB ia diterima di jurusan Teknik Kelautan. Semua keputusan ini diambil setelah ia menilai peluang terbaik untuk mengembangkan minatnya di bidang saintek.
Proses penerimaan Raihan tidak melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) atau Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT). Ia memilih jalur seleksi mandiri. Di UGM dan ITS, ia berhasil melewati program internasional, sementara di ITB ia lolos lewat jalur Seleksi Siswa Unggul (SSU).
Keputusan memilih ITB tidak datang begitu saja. Pada kelas XI SMA, Raihan mulai menikmati pelajaran fisika dan kimia. Melalui dua mata pelajaran tersebut, ia mengasah logika, kreativitas, dan kemampuan memecahkan masalah. “Saya menikmati ketika harus memecahkan sebuah masalah dengan pendekatan ilmiah. Dari situlah saya merasa dunia engineering adalah bidang yang paling sesuai dengan diri saya,” ungkap Raihan dilansir laman MAN 1 Yogyakarta, Rabu (10 Juni 2026).
Ia berharap jurusan Teknik Kelautan ITB dapat membantunya menjadi seorang field engineer profesional. Raihan ingin mendalami teori sains sekaligus mengembangkan solusi teknik yang bermanfaat bagi masyarakat. Ia menargetkan bidang seperti struktur lepas pantai, teknologi energi laut, pelabuhan, bangunan pantai, dan rekayasa lingkungan laut. Menurutnya, dunia design and process engineering dapat memberi kontribusi langsung bagi negara.
Raihan juga berbagi metode belajar yang ia terapkan selama sekolah. Ia mengadopsi flow state, yaitu memusatkan perhatian sepenuhnya pada materi yang dipelajari. “Go Beyond artinya melampaui. Semasa mampu, kita harus berusaha sampai melampaui diri kita di hari kemarin,” kata Raihan.
Selain belajar, Raihan aktif menulis esai dan gemar berolahraga. Menulis menurutnya melatih berpikir kritis dan menyusun gagasan secara sistematis. Olahraga membantu menumbuhkan disiplin, ketahanan mental, dan konsistensi. Ia mengajak teman sekelasnya untuk tidak takut mencoba. “Jangan takut mencoba. Gagal dalam satu jalur bukan berarti masa depanmu hancur. Jika diberi kemampuan, maka manfaatkan dengan baik,” ujarnya.
Keberhasilan Raihan menunjukkan bahwa kombinasi ketekunan, pemilihan jalur yang tepat, dan rasa ingin tahu dapat membuka pintu ke perguruan tinggi terkemuka. Ia kini menantikan masa depan di dunia teknik kelautan, siap memberikan inovasi yang bermanfaat bagi Indonesia.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
SPMB SMA Banten 2026/2027: Domisili Wilayah Dibuka 17‑18 Juni
40.902 Guru Lolos Seleksi PPG 2026, Kemen Pendidikan Dasar
UIN Jakarta 69 Tahun: Pendidikan Inklusif dan Berkelanjutan
Pemerintah Revitalisasi 71.744 Sekolah Tahun 2026 Indonesia
Pemerintah Rencanakan 100 Sekolah Nasional Terintegrasi
Undip Buka Pendaftaran Ujian Mandiri Vokasi 2026 Online
Berita Terbaru
Medan: Kartu AK1 Bisa Dapatkan Online lewat Siduta
Bajrakitiyabha Mahidol, Thailand, Meninggal 12 Juni 2026
Polres Gresik Siapkan Keamanan Hari Pengesahan PSHT
Bupati Subandi dan Wali Tanam Ribuan Pohon di Taman Flyover
Kebakaran Bukit Silvia: Puntung Rokok Sisa Memicu Api
Innova Reborn Tetap Unggul, Menjadi Pilihan Utama di Pasar
Hwang In‑beom: Scor dan Assist Pertama Piala Dunia 2026, Pemain Tahu Poin
Shopee FLEXI Buka Akses UMKM Export Internasional Tanpa Biaya
