SPPG 1.528 Unit Dihentikan Karena Tidak Sertifikat SLHS
Gambar atau konten salah?
Pada 25 Maret 2026, Badan Gizi Nasional mengumumkan penghentian sementara operasional 1.528 satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) di seluruh Indonesia.
Penghentian ini terjadi karena SPPG belum mengantongi Sertifikasi Laik Higiene Sanitasi (SLHS).
Data tersebut mencakup periode 1 Januari 2025 hingga 31 Maret 2026, menandai akumulasi sejak awal tahun ini.
Menurut Wakil Kepala Badan Gizi Nasional Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi, Nanik Sudaryati Deyang, jumlah ini menunjukkan tren penurunan dibandingkan dua minggu sebelumnya.
Nanik Sudaryati Deyang menyatakan, "Terjadi penurunan dibandingkan dua minggu lalu karena sudah pada mendaftar SLHS," menandai perubahan positif.
Di Pulau Jawa, lebih dari 1.500 unit SPPG terkena suspend, sementara wilayah Indonesia Timur mencatat 779 unit dan Indonesia Barat 492 unit.
Langkah suspensi difokuskan pada SPPG yang belum mendaftar SLHS. Setelah penindakan, sebagian besar kini telah memenuhi kewajiban tersebut.
Nanik Sudaryati Deyang menambahkan, "Setelah kita suspend, kalau masalahnya karena belum mendaftar SLHS, sekarang sudah banyak yang mendaftar,".
Kebijakan ini bertujuan menjaga standar layanan gizi, khususnya higiene dan sanitasi. Operasional dapat kembali normal secara bertahap setelah peningkatan kepatuhan.
Pengawasan nasional ini memastikan pelayanan gizi tetap aman dan sesuai standar pemerintah, menjaga kesehatan masyarakat.
Dengan langkah ini, pemerintah menegaskan komitmen terhadap kualitas gizi dan sanitasi, menekan risiko kesehatan yang dapat timbul dari layanan tidak terstandarisasi.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Kapolri Duduk Bareng Pecalang dan Ojol di Bali
Sensatia Raih Sertifikasi Bebas Kekejaman dari Cruelty Free International
Kampung Gelgel Klungkung tak punya calon kades
Bangkai Paus di Pantai Perancak Kembali Muncul
Ledakan Tabung Gas Hanguskan Warung Bakso, Tiga Luka Bakar
Klungkung Kekurangan 8.300 PJU, Nusa Penida Paling Parah
Berita Terbaru
Prabowo Pilih Maung Mahal Demi Industri Dalam Negeri
Prabowo Akan Luncurkan Motor Listrik Nasional
Prabowo Resmikan Proyek LNG Masela, Tunggu 28 Tahun
Stok BBM Nasional Aman 14-40 Hari
PLN Diskon Tambah Daya 50% Sambut Tahun Ajaran Baru
Iran Ancam Hentikan Ekspor Energi Timur Tengah
Pemerintah Tetapkan 60% Gas Blok Masela untuk Domestik
Antrean BBM di Medan Kembali Normal
Prabowo Target Bangun 50 Pabrik Etanol Demi BBM Campur
Irak-Suriah Hidupkan Pipa Minyak Alternatif Hormuz