Suasana Kopi Raih Popularitas Global dengan Kopi Lokal
Gambar atau konten salah?
Suasana Kopi bermula pada tahun 2017, namun namanya benar-benar menguat ketika pandemi COVID‑19 melanda. Pada masa itu, kafe ini memperkenalkan kopi botolan, menjadikannya mudah diakses oleh masyarakat luas.
Firman, Chief Creative Officer dan Co‑Founder Suasana Kopi, menjelaskan bahwa misi utama kafe ini adalah menonjolkan kekayaan kopi Indonesia. Ia menekankan pentingnya mengekspresikan citarasa lokal melalui setiap cangkir. “Kalau biasanya kopi susu gula aren itu kan cuma aren saja, tapi kalau kita itu ditambahkan cinnamon atau kayu manis. Jadi lebih ada aroma dan rasa khas sentuhan Indonesia-nya,” ujarnya.
Menu unggulan kafe, Aroma Dia, memang menampilkan kombinasi unik antara gula aren dan kayu manis. Penggunaan bahan-bahan ini memberi sentuhan khas yang membedakan kopi mereka dari produk serupa di pasar.
Suasana Kopi mengutamakan biji kopi lokal di semua gerainya. Dua varietas yang sering dipromosikan adalah Aceh Gayo dan Papua Wamena. Kedua biji kopi ini tidak hanya terkenal di dalam negeri, tetapi juga pernah dibawa ke luar negeri dalam berbagai acara kopi internasional.
Kolaborasi dengan produsen kopi lokal lain, seperti Toko Kopi TUKU, menjadi kunci keberhasilan kafe ini di panggung internasional. Pada Amsterdam Coffee Festival 2024, Suasana Kopi membawa biji kopi Papua Wamena. Firman mengingatkan, “(Biji kopi) Papua Wamena menjadi salah satu yang kita bawa ke Amsterdam Coffee Festival 2024. Ternyata ini jadi salah satu yang paling disukai pengunjung di sana,” tuturnya.
Pengalaman tersebut menegaskan bahwa kopi Indonesia dapat bersaing di pasar global bila didukung oleh kualitas dan inovasi. Namun, Firman menekankan bahwa kemajuan tidak bisa dicapai secara terpisah. Ia menegaskan, “Kalau mau kopi Indonesia maju itu kita nggak bisa sendiri-sendiri. Semuanya harus kerjasama dan saling bantu, bukan fokus bersaing,” tutupnya.
Di Jakarta Selatan, Suasana Kopi menjadi pembicara pada Jakarta Marketing Week 2026 pada 7 Mei 2026. Acara tersebut menyoroti strategi pemasaran kopi lokal yang berhasil menembus pasar internasional.
Melalui perjalanan ini, Suasana Kopi menunjukkan bahwa kopi Indonesia tidak hanya berkualitas tinggi, tetapi juga dapat dipadukan dengan rasa lokal yang autentik. Kesuksesan kafe ini menegaskan bahwa kolaborasi antara petani, produsen, dan konsumen sangat penting untuk memajukan industri kopi nasional.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Kelas Memasak Mentolo dan Petulo di Jakarta: Tradisi Kue Jawa
Disney Adventure Bayar Rp106.000 Setiap Room Service
Makanan Ular di Asia: Sup Hong Kong, Sate Indonesia, dan Lagi
Han Lewat 25 Tahun di KFC, Buka Warung Ayam Mantan KFC
Zushiku: Sushi Grab‑n‑Go Menyajikan Rasa Autentik di Jakarta
Bump: Kue Protein Sehat 170 Kalori dari Montreal Fitness
Berita Terbaru
Perpres No.27 2026: Potongan Ojek Online 8% Belum Berlaku
Brasil Bayar 203 Miliar Rupiah ke Ancelotti, Piala 2026
PPh Final 0,5% Permanen, PT Non‑Perorangan Dikeluarkan
Lirik Lagu Timur: Rindu dan Harapan di Jarak Jauh Menyusuri
Gaji Ke-13 2026: Mulai Bayar ASN, TNI, Polri, Pensiunan
Bloom Putih Anggur: Lapisan Lilin Alami, Bukan Jamur
Surabaya Target 250 Medali Emas Porprov Jatim 2027
