Sumsel: Bahan Pangan Aman, Hindari Panic Buying Idul Adha

Dian P. · 2 min baca · 21 hari lalu · 54 dibaca
Bisik.id
Sumsel: Bahan Pangan Aman, Hindari Panic Buying Idul Adha

Gambar atau konten salah?

Henny Yulianti, Kepala Dinas Perdagangan Sumatera Selatan, mengingatkan masyarakat tidak melakukan panic buying menjelang Idul Adha.

Ia menegaskan bahwa ketersediaan bahan pangan di Sumsel tetap aman dan mencukupi. “Kalau bicara mendekati hari besar agama seperti Iduladha itu biasanya memang terjadi lonjakan permintaan komoditas. Akan tetapi, saat ini untuk di Sumsel, masyarakat tidak perlu khawatir terkait ketersediaan,” ujarnya pada 21 Mei 2026.

Henny menjelaskan bahwa berbagai komoditas pangan – bawang, cabai, beras, minyak goreng, dan kebutuhan pokok lainnya – masih tersedia dalam jumlah cukup. “Untuk komoditas bahan pangan seperti bawang, cabai, beras, minyak, dan lain sebagainya itu mencukupi,” jelasnya.

Ia mengajak warga agar berbelanja bijak dan tidak membeli barang secara berlebihan. “Kami menghimbau masyarakat, tidak perlu panic buying, bahan pangan tersedia dengan cukup,” ungkapnya.

Menurutnya, kenaikan harga menjelang hari besar keagamaan merupakan hal yang lumrah akibat meningkatnya permintaan pasar. Namun, kenaikan tersebut masih berada dalam batas yang wajar. “Kemudian harga itu kalau misalnya terjadi kenaikan sedikit itu sangat lumrah karena di mana ada permintaan tinggi biasanya diiringi dengan harga yang naik, asalkan masih dalam tahap yang wajar,” tambahnya.

Henny menambahkan, faktor cuaca dan distribusi menjadi penentu utama stabilitas pasokan bahan pangan. “Cuaca buruk yang menyebabkan gagal panen biasanya berdampak pada menurunnya stok dan memicu kenaikan harga. Namun, hingga saat ini kondisi di Sumsel dinilai masih terkendali. Tidak ada gagal panen dan jalur distribusi bahan pangan berjalan lancar.” Ia menegaskan, “Tapi ini tidak ada gagal panen. Kemudian, jalur distribusi lancar, jadi tidak perlu dikhawatirkan karena permintaan tinggi.”

Idul Adha, sebagai hari raya umat Islam yang memperingati pengorbanan Nabi Ibrahim, biasanya menimbulkan lonjakan permintaan barang kebutuhan pokok. Dalam konteks ini, pernyataan Henny Yulianti menegaskan kesiapan Sumatera Selatan dalam menghadapi permintaan tinggi tanpa menimbulkan kekhawatiran berlebih di kalangan masyarakat.

Henny YuliantiIdul Adhapanic buyingSumatera Selatanbahan pangankomoditasdistribusi

Komentar

Memuat komentar...