Sup Buntut Sapi: Resep Tradisional dengan Rasa Gurih

Dian P. · 3 min baca · 2 bulan lalu · 41 dibaca
Bisik.id
Sup Buntut Sapi: Resep Tradisional dengan Rasa Gurih

Gambar atau konten salah?

Sup buntut sapi, hidangan khas Indonesia yang dikenal dengan rasa gurih dan aroma rempah yang memikat, sering menjadi andalan di meja makan keluarga. Meski terlihat sederhana, resepnya memerlukan perhatian khusus pada proses pemanggangan buntut, penambahan bumbu, serta teknik memasak yang tepat agar daging tetap empuk dan jusnya meresap. Berikut ini cara membuat sup buntut sapi lengkap, mulai dari pemilihan bahan hingga penyajian akhir.

Persiapan Bahan Utama

  • Buntut sapi segar: 1,5–2 kg, potong menjadi segmen-segmen kecil
  • Air: cukup untuk menutupi semua bahan dalam panci
  • Garam: secukupnya
  • Daun salam: 2–3 lembar
  • Jahe: 2 cm, memarkan
  • Kayu manis: 1 batang kecil
  • Garam dan gula: sesuai selera untuk menyeimbangkan rasa

Untuk menambah tekstur, tambahkan sayuran seperti wortel, kentang, seledri, dan bawang merah. Semua sayuran dapat dipotong dadu atau irisan tipis agar cepat matang.

Langkah 1: Pembersihan dan Pemanggangan Buntut

  1. Rendam buntut dalam air bersih berulang kali. Ini membantu menghilangkan darah dan bau tidak sedap.
  2. Setelah bersih, rebus buntut dengan air bersih, tambahkan garam, jahe, dan daun salam. Biarkan mendidih, lalu kecilkan api dan masak selama 30 menit. Tujuannya adalah mengeluarkan kotoran dalam daging.
  3. Angkat buntut, bilas lagi hingga bersih. Kemudian, tusuk-tusuk buntut dengan garpu atau tusuk sate untuk menandai garis-garis daging. Ini memudahkan proses pemanggangan.
  4. Panaskan panggangan atau grill di atas api sedang. Panggang buntut hingga permukaan berwarna kecoklatan dan sedikit terbakar. Proses ini menambah rasa smoky yang khas.

Jika tidak ada grill, gunakan oven pada suhu 200°C. Panggang selama 30–40 menit, balik setiap 10–15 menit.

Langkah 2: Menyiapkan Bumbu Rempah

  • Telur: 1 butir, kocok lepas
  • Bawang putih: 3 siung, haluskan
  • Bawang merah: 4 siung, haluskan
  • Serai: 1 batang, memarkan
  • Ketumbar: 1 sdt, sangrai ringan
  • Jinten: 1/2 sdt, sangrai ringan
  • Kayu manis: 1 batang, potong kecil
  • Daun jeruk: 2 lembar
  • Garam dan gula: sesuaikan

Campur semua bahan bumbu dalam wadah, aduk hingga rata. Bumbu ini akan menjadi inti rasa sup. Gunakan wajan kecil, tumis bumbu bersama sedikit minyak hingga harum, lalu tambahkan air secukupnya untuk membuat kuah bumbu. Biarkan mendidih, lalu saring agar tidak ada ampas.

Langkah 3: Memasak Sup

  1. Panaskan panci besar, tuang sedikit minyak. Tambahkan bawang merah dan bawang putih (sisa) lalu tumis hingga layu.
  2. Masukkan buntut panggang, aduk sebentar agar bumbu menempel.
  3. Tuang kuah bumbu yang sudah disaring. Tambahkan air sampai semua bahan terendam. Bumbui dengan garam, gula, dan daun salam.
  4. Masak dengan api kecil, tutup panci. Biarkan mendidih perlahan selama 1–1,5 jam. Waktu ini penting agar buntut menjadi empuk dan jus meresap.
  5. Setelah buntut empuk, masukkan sayuran. Masak lagi 10–15 menit, atau sampai sayuran matang namun masih kenyal.

Untuk rasa lebih kaya, tambahkan sedikit minyak wijen atau saus tiram di akhir. Sesuaikan rasa dengan tambahan garam atau gula jika perlu.

Langkah 4: Penyajian

  • Angkat sup ke dalam mangkuk saji. Pastikan buntut terpisah dan sayuran tersusun rapi.
  • Taburkan irisan daun bawang segar, seledri, atau ketumbar cincang di atasnya. Ini memberi aroma segar.
  • Jika suka pedas, tambahkan sejumput cabai rawit atau saus sambal.
  • Sup buntut sapi siap dinikmati bersama nasi hangat atau roti gandum.

Proses memasak sup buntut sapi memerlukan ketelitian, terutama pada tahap pemanggangan dan pemadapan bumbu. Namun, hasilnya sepadan: daging yang lembut, kuah yang pekat, dan aroma rempah yang menenangkan. Selamat mencoba, dan nikmati hidangan tradisional yang kaya rasa ini bersama keluarga.

sup buntut sapiresep tradisionaldaging empukkuah pekatbumbu rempah

Komentar

Memuat komentar...