Surabaya Panas, Minum 2,5L Air Harian Hindari Dehidrasi
Gambar atau konten salah?
Cuaca di Surabaya semakin terik belakangan ini, sehingga tubuh lebih cepat kehilangan cairan. Bila tidak diimbangi dengan asupan yang tepat, kondisi ini dapat memicu dehidrasi, lemas, dan menurunkan daya tahan tubuh.
Dr. Heni Adhianata, ahli gizi dari Ottimmo International Surabaya, menekankan pentingnya menjaga asupan cairan harian ketika aktivitas di luar ruangan meningkat. “Asupan cairan minimal 2 liter per hari harus dipenuhi. Jika banyak aktivitas di luar ruangan, bisa 2,5 liter air,” ujar Heni pada Selasa, 14 April 2026.
Untuk memastikan kebutuhan cairan terpenuhi, Heni menyarankan membagi waktu minum secara merata dari pagi hingga malam. “Masing-masing dua gelas bisa di pagi hari, menuju siang, sebelum makan, sore hari, sampai sebelum tidur,” tuturnya.
Heni juga mengingatkan agar tidak berlebihan mengonsumsi minuman diuretik seperti kopi dan teh, karena dapat mempercepat kehilangan cairan tubuh.
Selain air putih, asupan cairan juga dapat diperoleh dari berbagai sumber lain, seperti infused water, air kelapa, hingga buah dan sayur dengan kandungan air tinggi. “Makanan yang tinggi air itu juga bisa berkontribusi terhadap asupan cairan tubuh kita,” imbuhnya.
Beberapa contoh makanan yang membantu memenuhi kebutuhan cairan antara lain semangka, mentimun, dan selada. Tak hanya cairan, Heni menekankan pentingnya asupan vitamin, khususnya vitamin C dan antioksidan, untuk menjaga daya tahan tubuh. “Apalagi saat ini cuaca masih kerap berubah dari siang panas terik namun hujan aaat malam hari,” tambahnya.
Sayur dan buah tetap penting karena merupakan sumber vitamin. “Jeruk, jambu, wortel, kacang-kacangan” menjadi pilihan yang baik.
Dengan menjaga asupan cairan, memenuhi kebutuhan vitamin, serta memilih pola makan sehat, tubuh diharapkan tetap bugar meski cuaca mulai terik.
Kesimpulannya, menjaga hidrasi dan asupan nutrisi sederhana dapat membantu tubuh tetap sehat di tengah perubahan cuaca yang cepat.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Bojonegoro Prediksi 93 Desa Risiko Kekeringan Tahun Ini
Piala Dunia 2026: Jerman vs Curacao, Belanda vs Jepang
GERD: Risiko Jika Tidak Diobati Bisa Berujung Fatal
126 Lulusan SMA Dharma Pare: 73% Masuk Perguruan Tinggi
Lansia Miskin Sumengko, Hidup Sendiri di Gubuk Sederhana
Surabaya Wali Kota: 19 Tim Barongsai Jadi Seleksi Porprov
Berita Terbaru
Dr Priya Bakal Kue Seri Muka, Gak Jelas Pandan Jadi Rumput
Brasil Imbang Maroko, Ancelotti Tegaskan Fokus Positif
Irjen Viktor Luncurkan Layanan 110 Cepat di Bangka Belitung
Japan Live di Trans Studio Bali: Cosplay 47 Peserta Memukau
Bojonegoro Prediksi 93 Desa Risiko Kekeringan Tahun Ini
Perempuan Surabaya Unggah Video tentang Batalnya Pernikahan
Pemerintah Sesuaikan Tarif Pajak Baru, Dampak Terbuka
Piala Dunia 2026: Jerman vs Curacao, Belanda vs Jepang
