Suyono Meninggal di Makkah karena Serangan Jantung Saat Haji
Gambar atau konten salah?
Suyono (57) dari Jombang meninggal di Makkah, Arab Saudi, karena serangan jantung atau syok kardiogenik pada 09 Mei 2026.
Ia berasal dari Desa Wonokerto, Kecamatan Wonosalam, dan menunaikan haji bersama istrinya. Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umroh Jombang, Ilham Rohim menjelaskan bahwa mereka tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 62 Embarkasi Surabaya. 07 Mei 2026 mereka diterbangkan ke tanah suci, lalu mendarat di Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah pada 08 Mei 2026 sekitar pukul 23.25 Waktu Arab Saudi (WAS).
Setelah mendarat, rombongan menuju hotel di Makkah menggunakan bus. Saat turun, Suyono tiba-tiba pingsan. Ilham menyatakan, “Kejadian saat turun dari bus, saat kedatangan dari bandara menuju ke hotel, saat turun bus (Suyono) tidak sadar,”.
Ia dievakuasi ke rumah sakit terdekat untuk perawatan medis. Dokter menegaskan bahwa ia mengalami serangan jantung atau syok kardiogenik. Pada 09 Mei 2026, ia menghembuskan napas terakhir. Ilham menambahkan, “Meninggal jam 08.57 WAS dengan diagnosa cardiogenic shock,”.
Setelah disucikan, jenazah Suyono disalatkan di Masjidil Haram, Makkah. Selanjutnya, jenazah dimakamkan di Pemakaman Soraya.
Kasus ini menyoroti risiko kesehatan yang dihadapi para jamaah haji dan pentingnya kesiapsiagaan medis selama musim haji.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Ratusan Monyet Ekor Panjang Turun ke Pasar, Cari Makan
Guru SD di Sidoarjo Naik Perahu Demi Mengajar saat Banjir Rob
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Penyebab Karhutla: dari Hal Sepele hingga Bencana
KAI Bantah Penguntit Penumpang Wanita di Supas adalah Pegawai
Banjir Rob Kalianak Semakin Parah, Warga Minta Dam Dibangun
Berita Terbaru
Prabowo Pilih Maung Mahal Demi Industri Dalam Negeri
Prabowo Akan Luncurkan Motor Listrik Nasional
Prabowo Resmikan Proyek LNG Masela, Tunggu 28 Tahun
Stok BBM Nasional Aman 14-40 Hari
PLN Diskon Tambah Daya 50% Sambut Tahun Ajaran Baru
Iran Ancam Hentikan Ekspor Energi Timur Tengah
Pemerintah Tetapkan 60% Gas Blok Masela untuk Domestik
Antrean BBM di Medan Kembali Normal
Prabowo Target Bangun 50 Pabrik Etanol Demi BBM Campur
Irak-Suriah Hidupkan Pipa Minyak Alternatif Hormuz
