Tabrakan Kereta dan Dumptruk di Blitar Akibatkan Kebakaran
Gambar atau konten salah?
Pada 28 April 2026, terjadi tabrakan di perlintasan kereta api JPL 190 Jalan Imam Bonjol, Sananwetan, Kota Blitar. Kecelakaan itu melibatkan KA Dhoho dan sebuah dumptruk pada pukul 21.45 WIB. Akibatnya, dumptruk hancur dan kebakaran melanda area sekitar.
Selanjutnya, Polda Jatim mengirimkan tim traffic analyst (TAA) dari Ditlantas untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Tim tersebut tiba di lokasi pada malam hari dan mulai mengumpulkan bukti, memindai area, serta memeriksa kondisi dumptruk yang telah ringsek.
Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Jatim, AKBP Septa Firmansyah, menjelaskan bahwa timnya datang untuk menganalisa kecelakaan tersebut. Ia menambahkan, “Kami dari Polda Jatim, khususnya Dirlantas datang ke Blitar Kota untuk menganalisa kecelakaan kereta api dengan truk. Dimana kecelakaan itu terjadi tadi malam (28/4) sekitar pukul 21.45 WIB. Dan dilaksanakan evakuasi sampai dengan subuh tadi,.”
Analisis TKP mencakup 8 titik lokasi yang berbeda. Mulai dari titik sebelum tabrak, di mana kecepatan kereta dibandingkan dengan kendaraan lain, hingga titik saat dumptruk berhenti. Selain itu, kendaraan dumptruk dipindai untuk memvisualisasikan kondisi sebelum dan sesudah kecelakaan.
Seorang analis dari tim tersebut menyatakan, “Dari titik tabrak kami tarik mundur, dalam hal ini kereta sudah diberikan aba - aba untuk pengereman jadi tidak terlalu cepat. Kami scan jalan, kereta, kendaraan dan sebagainya. Untuk hasilnya sekitar 2-3 hari,.”
Menurut Septa, kereta api sempat melakukan pengereman setelah menerima aba-aba dari petugas JPL, sehingga sopir dan kru dapat menghindari kerusakan lebih parah. Sementara itu, tidak ditemukan bekas pengereman pada dumptruk, menandakan kemungkinan kesalahan teknis. Ia menambahkan, “Dari keterangan Satlantas Polres Blitar tidak ada bekas pengereman dari truk karena kendaraan sudah berhenti pada saat di rel. Sepertinya ada kesalahan teknis. Untuk lebih jelasnya, nanti akan dianalisa lebih lanjut dan hasilnya akan disampaikan,.”
Tim akan terus menganalisa data yang terkumpul dan akan menyampaikan temuan akhir pada waktu yang akan datang. Kecelakaan ini menyoroti pentingnya sinyal yang tepat dan pemeliharaan kendaraan di persimpangan rel, serta perlunya prosedur evakuasi yang cepat dan terkoordinasi.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Ratusan Monyet Ekor Panjang Turun ke Pasar, Cari Makan
Guru SD di Sidoarjo Naik Perahu Demi Mengajar saat Banjir Rob
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Penyebab Karhutla: dari Hal Sepele hingga Bencana
KAI Bantah Penguntit Penumpang Wanita di Supas adalah Pegawai
Banjir Rob Kalianak Semakin Parah, Warga Minta Dam Dibangun
Berita Terbaru
Prabowo Pilih Maung Mahal Demi Industri Dalam Negeri
Prabowo Akan Luncurkan Motor Listrik Nasional
Prabowo Resmikan Proyek LNG Masela, Tunggu 28 Tahun
Stok BBM Nasional Aman 14-40 Hari
PLN Diskon Tambah Daya 50% Sambut Tahun Ajaran Baru
Iran Ancam Hentikan Ekspor Energi Timur Tengah
Pemerintah Tetapkan 60% Gas Blok Masela untuk Domestik
Antrean BBM di Medan Kembali Normal
Prabowo Target Bangun 50 Pabrik Etanol Demi BBM Campur
Irak-Suriah Hidupkan Pipa Minyak Alternatif Hormuz
