Takbir Sholat Idul Adha: 7x Rakaat Pertama, 5x Rakaat Kedua
Gambar atau konten salah?
Sholat Idul Adha memiliki aturan khusus yang berbeda dengan sholat biasa. Salah satu hal yang sering dipertanyakan adalah berapa kali takbir yang dibaca, baik di rakaat pertama maupun di rakaat kedua.
Takbir tambahan dalam sholat Idul Adha adalah sunnah yang dikerjakan sebelum membaca Surah Al‑Fatihah. Meskipun semua rakaat dimulai dengan takbiratul ihram, para ulama tidak sepakat mengenai jumlah takbir tambahan yang harus dibaca.
Karena itu, bagi setiap muslim penting mengetahui ketentuan dan bacaan takbir agar pelaksanaannya tetap sesuai tuntunan. Berikut penjelasan lengkapnya.
Menurut laman Nahdlatul Ulama, mayoritas ulama berpendapat bahwa jumlah takbir dalam Sholat Idul Adha adalah tujuh kali pada rakaat pertama dan lima kali pada rakaat kedua sebelum membaca Surah Al‑Fatihah. Pendapat ini dianut oleh mayoritas sahabat Nabi, para tabi’in, fuqaha tujuh di Madinah, hingga Khalifah Umar bin Abdul Aziz. Imam Syafi’i dan Imam Malik juga memegang pandangan yang sama.
Meski demikian, terdapat perbedaan rincian di antara keduanya. Imam Malik berpendapat bahwa tujuh takbir pada rakaat pertama sudah termasuk takbiratul ihram. Sementara Imam Syafi’i menyatakan bahwa tujuh takbir tersebut tidak termasuk takbiratul ihram. Selain itu, Imam Malik hanya mewajibkan mengangkat tangan pada takbir pertama di rakaat pertama, sedangkan takbir berikutnya tidak perlu disertai angkat tangan.
Berbeda dengan pendapat Imam Malik dan Imam Syafi’i, sahabat Nabi Ibnu Abbas, Anas bin Malik, dan tabi’in Sa'id bin Musayyab berpendapat bahwa jumlah takbir pada rakaat pertama dan kedua sama-sama tujuh kali.
Di sisi lain, Ibnu Mas'ud dan Abu Musa Al‑Asy'ari, yang juga merupakan sahabat Nabi, bersama Imam Al‑Auza'i dan Imam Abu Hanifah berpendapat bahwa pada rakaat pertama terdapat tiga kali takbir sebelum membaca Surah Al‑Fatihah. Adapun pada rakaat kedua, tiga kali takbir dilakukan sebelum rukuk.
Hanya satu pendapat yang berbeda lagi, yaitu Muhammad bin Sirin yang menyebut jumlah takbir pada rakaat pertama dan kedua masing-masing empat kali, tidak termasuk takbiratul ihram.
Selain itu, Huzaifah dan Sa'id bin Al‑Ash berpendapat bahwa pada rakaat pertama dibaca tujuh kali takbir sebelum Al‑Fatihah. Sedangkan pada rakaat kedua, Al‑Fatihah dan surah pendek dibaca lebih dahulu, kemudian dilanjutkan dengan lima kali takbir sebelum rukuk.
Berikut bacaan takbir yang dibaca sebanyak tujuh kali pada rakaat pertama dan lima kali pada rakaat kedua, dilansir dari buku Tuntunan Lengkap 99 Salat Sunah Superkomplet karya Ibu Watiniyah.
**Bacaan Takbir Sholat Idul Adha #1**
سُبْحَانَ اللهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ وَلَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَاللَّهُ أَكْبَرُ
Subhanallah walhamdu lillâh wa lâ ilaha illallahu wallâhu Akbar.
Artinya: “Maha Suci Allah, segala puji bagi Allah, tidak ada Tuhan selain Allah, dan Allah maha besar.”
**Bacaan Takbir Sholat Idul Adha #2**
اللهُ أَكْبَرُ كَبِيرًا، وَالْحَمْدُ لِلَّهِ كَثِيرًا ، وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَأَصِيلًا
Allâhu akbar kabîrâ, wal hamdu lillahi katsîrâ, wa subhanallâhi bukrataw wa ashîlâ.
Artinya: “Allah Mahabesar dengan segala kebesaran, segala puji bagi Allah dengan pujian yang banyak, Mahasuci Allah, pada pagi dan petang.”
Itulah ketentuan berapa kali takbir sholat Idul Adha dan bacaan takbirnya. Mengetahui variasi pendapat ini membantu muslim melaksanakan sholat Idul Adha dengan lebih tepat dan sesuai sunnah. Dengan memahami perbedaan pendapat, pelaksanaan sholat menjadi lebih terarah dan menghindari kesalahan yang tidak disengaja.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Prabowo Pilih Maung Mahal Demi Industri Dalam Negeri
Prabowo Akan Luncurkan Motor Listrik Nasional
Prabowo Resmikan Proyek LNG Masela, Tunggu 28 Tahun
Stok BBM Nasional Aman 14-40 Hari
PLN Diskon Tambah Daya 50% Sambut Tahun Ajaran Baru
Iran Ancam Hentikan Ekspor Energi Timur Tengah
Pemerintah Tetapkan 60% Gas Blok Masela untuk Domestik
Antrean BBM di Medan Kembali Normal
Prabowo Target Bangun 50 Pabrik Etanol Demi BBM Campur
Irak-Suriah Hidupkan Pipa Minyak Alternatif Hormuz
