Tavares: Jangan Anggap Mudah Persik Kediri Derbi Jatim
Gambar atau konten salah?
Bernardo Tavares, pelatih Persebaya yang berusia 46 tahun dan berasal dari Portugal, mengingatkan para pemainnya agar tidak meremehkan Persik Kediri menjelang Derbi Jatim.
Pertandingan antara kedua tim akan berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, pada 23 Mei 2026. Kickoff dijadwalkan pukul 16.00 WIB.
Menurut Tavares, catatan pertemuan terakhir menunjukkan bahwa Persik Kediri bukan lawan yang mudah. Dalam tujuh pertemuan terakhir, Persebaya hanya mampu meraih dua kemenangan.
“Itulah kenapa saya bilang pertandingan ini akan sulit. Sejarah menunjukkan Persik Kediri adalah tim yang bagus. Sejarah juga mengatakan pertandingan antara Persebaya dan Persik selalu sangat sulit untuk Persebaya,” ujar pelatih saat sesi latihan pada 20 Mei 2026.
Ia menekankan pentingnya mentalitas kuat bagi para pemain. “Kami harus mengubah situasi ini. Kalau kami ingin bahagia di akhir pertandingan, kami harus menunjukkan di lapangan bahwa kami benar-benar ingin menang,” tambahnya.
Disiplin dan fokus juga menjadi fokus utama. Tavares tidak ingin pemain membuat kesalahan yang dapat dimanfaatkan lawan. “Jika kami tidak membuat terlalu banyak kesalahan, saya pikir kami akan dekat dengan tiga poin,” ujarnya.
Derbi Jatim diharapkan menjadi pertandingan penting bagi Persebaya untuk menjaga posisi di papan atas klasemen akhir Super League musim ini. Suasana panas diprediksi mengiringi duel dua tim Jawa Timur.
Pelatih juga mengajak suporter Bonek dan Bonita untuk memadati stadion pada laga terakhir musim ini. “Saya ingin meminta lagi kepada Bonek dan Bonita, datanglah untuk pertandingan terakhir. Datang untuk mendukung para pemain karena mereka layak mendapatkannya,” pungkasnya.
Dengan sejarah yang menantang, Persebaya harus memaksimalkan disiplin, fokus, dan dukungan suporter agar dapat menggapai tiga poin penting di Derbi Jatim.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Ratusan Monyet Ekor Panjang Turun ke Pasar, Cari Makan
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Guru SD di Sidoarjo Naik Perahu Demi Mengajar saat Banjir Rob
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal