TKA 2026: Hasil Tes Kemampuan Akademik Diumumkan 26 Mei
Gambar atau konten salah?
26 Mei 2026 menjadi hari penting bagi siswa SMP dan SD di Indonesia. Pada hari itu, panitia akan mengumumkan hasil TKA (Tes Kemampuan Akademik) yang sudah melewati proses analisis mendalam. Setelah diumumkan, siswa dapat melihat nilai yang mereka peroleh.
Nilai TKA bukan sekadar angka. Setiap jawaban diujikan dianalisis secara rinci melalui analisis respons untuk setiap mata pelajaran. Hasil akhirnya merupakan gabungan dari semua mata pelajaran yang diujikan. Untuk jenjang SD‑SMP, ini berarti kombinasi nilai matematika dan bahasa Indonesia.
Perbedaan utama terletak pada skala nilai. TKA SMA dan SMK menggunakan skala 200‑800, sementara TKA SD dan SMP memakai skala 0‑100. Selain itu, nilai TKA dibagi menjadi tiga kategori: Baik, Memadai, dan Kurang. Siswa dengan nilai tertinggi juga akan menerima predikat khusus.
Predikat Istimewa diberikan hanya kepada siswa yang memenuhi ambang tertentu. Untuk SD‑SMP, siswa harus memperoleh minimal 95,00 di setiap mata uji. Di jenjang SMA‑SMK, ambang tersebut naik menjadi 725,00.
Proses pemeriksaan nilai tidak dapat dilakukan secara mandiri oleh siswa. Nilai TKA pertama kali diserahkan kepada sekolah. Sekolah akan memeriksa data, menandatangani Surat Pertanggungjawaban Mutlak, lalu membagikan sertifikat hasil TKA kepada siswa.
Partisipasi di jenjang SD dan SMP sangat tinggi. 98,5 persen siswa SD dan 97,2 persen siswa SMP mengikuti TKA. Angka ini belum termasuk peserta yang mengikuti ujian susulan pada 11-19 Mei 2026.
Untuk melihat statistik akhir TKA, dapat mengunjungi laman resmi: https://tka.kemendikdasmen.go.id/hasiltka/. Di sana, data lengkap tersedia bagi pihak sekolah dan pihak terkait.
Hasil TKA ini memberi gambaran tentang kemampuan akademik siswa di tingkat dasar dan menengah. Skala dan kategori yang jelas membantu menilai pencapaian secara objektif, sementara predikat Istimewa menyoroti prestasi luar biasa. Dengan partisipasi yang hampir mencapai satu juta siswa, TKA tetap menjadi alat ukur penting bagi kebijakan pendidikan nasional.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Prabowo Pilih Maung Mahal Demi Industri Dalam Negeri
Prabowo Akan Luncurkan Motor Listrik Nasional
Prabowo Resmikan Proyek LNG Masela, Tunggu 28 Tahun
Stok BBM Nasional Aman 14-40 Hari
PLN Diskon Tambah Daya 50% Sambut Tahun Ajaran Baru
Iran Ancam Hentikan Ekspor Energi Timur Tengah
Pemerintah Tetapkan 60% Gas Blok Masela untuk Domestik
Antrean BBM di Medan Kembali Normal
Prabowo Target Bangun 50 Pabrik Etanol Demi BBM Campur
Irak-Suriah Hidupkan Pipa Minyak Alternatif Hormuz
