Tottenham di Zona Degradasi, Pochettino Menangis Terpuruk
Gambar atau konten salah?
Tottenham Hotspur kini berada di zona degradasi Premier League. Klub London Utara itu menempati posisi ke-18 dengan 34 poin di klasemen.
Di samping, West Ham United hanya dua poin di atasnya, menempatkan mereka di zona aman. Dengan empat matchday tersisa, peluang Tottenham untuk bertahan semakin kecil.
Situasi ini membuat mantan pelatih klub, Mauricio Pochettino, merasa sangat sedih. Ia mengungkapkan perasaannya di episode terbaru Stick to Football.
"Ini sangat menyedihkan, saya sangat mencintai Tottenham, klub ini akan menjadi bagian dari hidup saya, bagian penting dari hidup saya sebagai pelatih, dan juga kehidupan pribadi saya," ujar Pochettino.
Ia menambahkan, "Ini sangat menyedihkan karena saya tahu bagaimana penderitaan orang-orang di sana, baik di dalam klub maupun para penggemar," sambungnya.
Pochettino pernah melatih Tottenham dari 2014 hingga 2019. Saat ini ia memimpin Timnas Amerika Serikat dan telah menempuh 24 pertandingan dengan catatan 13 kemenangan, 2 hasil imbang, dan 9 kekalahan.
Keputusan klub dan reaksi mantan pelatih menegaskan betapa rapuhnya posisi Tottenham di musim ini. Situasi ini menyoroti pentingnya setiap pertandingan tersisa bagi klub yang berjuang mempertahankan statusnya di liga tertinggi Inggris.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Ronaldo Prediksi Juara Piala Dunia 2026: Spanyol atau Prancis
Pemerintah Turunkan Harga BBM, Target Penghematan Energi
Pochettino: Pertandingan vs Paraguay Sangat Menantang
Son Heung‑min Jadi Pemain Korea Selama Empat Piala Dunia
Timnas Korea Selatan Kalahkan Republik Ceko 2-1 di Meksiko
Timnas U-19 Indonesia Kalah 0-1 di Semifinal AFF U-19 2026
Berita Terbaru
Dapur Female Lampung: Mengajar Perempuan Memulai Usaha
BEM Solo Raya Demonstrasi di DPRD Solo, Aksi Berakhir Damai
Panda Ai Bao Lahir Anak Betina di Everland, Korea Selatan
Surabaya Uji Coba Perlinsos Digital: Bansos Online Tepat
Telkomsel Raih Dua Penghargaan di Twimbit Telecom Awards 2026
SMA Santa Ursula Jakarta Juara Video Your World 2026