Toyota Pimpin Produksi Mobil di Indonesia, 180.802 Unit
Gambar atau konten salah?
Indonesia telah menjadi pusat produksi mobil berlabel Made in Indonesia bagi banyak pabrikan. Menurut data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), hingga 01 April 2026 tercatat 26 merek mobil yang memproduksi di tanah air. Dari Toyota, Mitsubishi Motors, Daihatsu, Suzuki, Hyundai, Honda, Jaecoo, hingga Polytron, semua telah menempatkan fasilitas produksi di Indonesia.
Produksi mobil di Indonesia tidak semata-mata melayani pasar domestik. Banyak pabrikan yang mengekspor kendaraan Made in Indonesia ke puluhan negara. Dengan demikian, pabrik di Indonesia berperan penting dalam rantai pasok global.
Siapa yang menghasilkan jumlah mobil terbanyak di Indonesia? Pada periode 01 Januari – 30 April 2026, Toyota menduduki posisi pertama dengan 180.802 unit. Pangsa pasar Toyota mencapai 44,8 persen, hampir setengah dari total produksi mobil di negeri ini. Angka ini lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun 2025. Produksi Toyota tidak hanya dilakukan oleh PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia tetapi juga oleh PT Astra Daihatsu Motor. Model-model yang diproduksi beragam, mulai dari mobil listrik Innova, Fortuner, bZ4x, Yaris Cross, Veloz, hingga Avanza.
Di bawah Toyota, Mitsubishi Motors mencatatkan 59.289 unit pada periode yang sama. Semua mobil Mitsubishi diproduksi di pabrik Mitsubishi Motors Krama Yudha Indonesia dan meliputi Xpander, Xpander Cross, Xforce, serta Destinator.
Daihatsu menempati posisi ketiga dengan 47.951 unit. Model yang diproduksi di Indonesia antara lain Xenia, Rocky, Luxio, Terios, dan Gran Max.
Keempat, Suzuki memproduksi 28.849 unit selama empat bulan tersebut. Mobil Suzuki yang diproduksi di Indonesia meliputi APV, Ertiga, XL7, dan Fronx.
Berikut daftar sepuluh pabrikan paling banyak memproduksi mobil di Indonesia pada tahun 2026:
- Toyota: 180.802 unit
- Mitsubishi Motors: 59.289 unit
- Daihatsu: 47.951 unit
- Suzuki: 28.849 unit
- Hyundai: 17.250 unit
- Honda: 13.420 unit
- Jaecoo: 11.073 unit
- Mitsubishi Fuso: 10.956 unit
- Isuzu: 9.921 unit
- Wuling: 6.557 unit
Namun, tidak semua pabrikan memproduksi mobil di fasilitas milik mereka sendiri. Beberapa produsen, termasuk Jaecoo, Chery, Jetour, Geely, Aletra, dan BAIC, menggunakan fasilitas PT Handal Indonesia Motor. Semua merek tersebut berasal dari China.
Secara keseluruhan, data menunjukkan bahwa industri otomotif Indonesia masih sangat bergantung pada produksi massal, dengan Toyota sebagai pemimpin jelas. Pabrik-pabrik di Indonesia tidak hanya melayani permintaan dalam negeri tetapi juga berkontribusi pada ekspor, menegaskan posisi Indonesia sebagai salah satu pabrik utama di kawasan Asia.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Toyota Panggil Produsen Jepang Bersatu Lawan Mobil China
Tragedi Indramayu: 12 Tewas Akibat Pikap Angkut Manusia
BYD Tabrak Kaca Gedung SCBD, Sopir Salah Injak Pedal
Mitsubishi Luncurkan XForce Hybrid, SUV Irit Pertama
Recall Stiker, Subaru Tarik 541 Ribu Mobil di AS
Rincian Tarif SWDKLLJ 2025, Dari Motor hingga Truk
Berita Terbaru
Harga Batu Bara Juli 2026 Naik di Sebagian Besar Kategori
Iran Minta Houthi Siap Tutup Laut Merah, Dua Jalur Minyak Terancam
Pertamina Bantah Keras Transporter Mogok Salurkan BBM
Penjualan Batu Bara Sitaan Negara Raup Rp20 Miliar
Antrean SPBU Sumut Mulai Normal, Stok BBM Aman
Antrean BBM di Medan Mulai Terurai
Harga Minyak RI Anjlok Drastis ke US$83,45 per Barel
Serangan Iran di Selat Hormuz, Lalu Lintas Kapal Anjlok
MSCI Perketat Aturan Saham 'Murah' Mulai Agustus 2026
