TPS3R Sadu Kencana: Edukasi Sampah di Desa Dauh Peken, Bali

Rudi H. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 70 dibaca
Bisik.id
TPS3R Sadu Kencana: Edukasi Sampah di Desa Dauh Peken, Bali

Gambar atau konten salah?

TPS3R Sadu Kencana terletak di Desa Dauh Peken, Kecamatan Tabanan, Bali. Tempat ini menonjolkan edukasi pemilahan sampah dari sumber, bukan pencarian keuntungan.

Gracia Andriana, pendamping sekaligus humas TPS3R, mengungkapkan bahwa konsep ini sudah berjalan sejak 2023. “Kami ini layanan kuasi publik. Fokus kami bagaimana edukasi masyarakat memilah sampah dari sumber, bukan mengejar margin keuntungan,” ujarnya saat ditemui di lokasi pada 13 April 2026.

TPS3R ini melayani sekitar 530 pelanggan, setara 600 kepala keluarga. Angka tersebut belum mencakup semua KK di Desa Dauh Peken, yang mencapai sekitar 4 ribu KK.

Dalam operasionalnya, TPS3R Sadu Kencana mengangkut tiga jenis sampah yang sudah dipilah pelanggan: organik, anorganik, dan residu. Setiap hari, rata‑rata dua bak mobil pikap sampah masuk ke lokasi untuk dipilah lebih rinci sebelum disalurkan ke pihak ketiga, sehingga tidak terjadi penumpukan.

“Sampai di TPS sampah lagi dipilah, dicuci dibersihkan supaya tidak menimbulkan bau. Ada 24 jenis sampah yang kami terima di sini,” tambahnya. Proses ini menekankan pentingnya kebersihan dan pemisahan yang teliti.

Konsep edukasi ini menarik relawan dari berbagai negara, termasuk Inggris, Spanyol, Jerman, dan Kanada. Mayoritas relawan berusia muda terlibat langsung dalam pemilahan sampah. Kehadiran mereka dianggap memberi energi positif sekaligus memperkuat gerakan edukasi.

Gracia menyatakan, “Mereka datang, belajar, saling bertukar pengalaman bahkan membawa sampah untuk dipilah. Ini sangat membantu kampanye kami.”

Dengan enam tenaga operasional dan dukungan relawan, TPS3R Sadu Kencana terus memperkuat perannya sebagai pusat edukasi pengelolaan sampah berbasis masyarakat. “Kami senang sekarang tidak berjalan sendiri. Edukasi ini akan efektif kalau dilakukan bersama,” pungkasnya.

TPS3R Sadu Kencana menunjukkan bahwa pendekatan edukatif dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah, sekaligus membuka peluang kolaborasi lintas negara untuk berbagi pengetahuan dan praktik terbaik.

TPS3R Sadu Kencanaedukasi pemilahan sampahBalirelawan internasionalpengelolaan sampahpemisahan sampahkomunitas

Komentar

Memuat komentar...