Trio Gebrak: Sahabat Seperjuangan di Pelatnas PBSI
Gambar atau konten salah?
Di tengah atmosfer kompetitif Pelatnas PBSI, persahabatan justru tumbuh subur. Tiga pebulutangkis muda Indonesia—Alwi Farhan, Raymond Indra, dan Nikolaus Joaquin—membuktikan bahwa rivalitas tidak selalu berarti jarak. Mereka justru saling mendekat, membentuk ikatan yang mereka sebut 'Trio Gebrak'.
Julukan itu lahir dari satu kesamaan: keinginan untuk membuat kejutan di dunia bulutangkis. "Iya, trio lah, Trio Gebrak. Soalnya suka bikin gebrakan," kata Joaquin sambil tertawa saat ditemui di Pelatnas PBSI Cipayung. Bukan sekadar nama, julukan itu mencerminkan ambisi mereka.
Alwi Farhan bermain di sektor tunggal putra. Sementara Raymond Indra dan Nikolaus Joaquin berpasangan di ganda putra. Meski berbeda sektor, mereka saling mendorong. Joaquin menceritakan momen paling berkesan: saat dirinya dan Raymond berhasil menembus 10 besar ranking dunia setelah menjadi runner-up Indonesia Open 2026.
Saat itu, Alwi langsung mengirim pesan di grup percakapan mereka. "'Gila keren banget berdua, tunggu gua,' kata Alwi. Kami balas, 'Iya, oke, cepetan'," ujar Joaquin. Tidak butuh waktu lama. Alwi benar-benar menyusul masuk jajaran 10 besar dunia setelah menjuarai Australia Open 2026. "Bagus juga, dia termotivasi. Habis Australia Open langsung Top 10 juga. Sekarang kami gantian turun ke peringkat 12," kata Joaquin.
Persahabatan mereka tidak hanya soal latihan dan turnamen. Joaquin mengungkapkan, kedekatan itu mulai terbangun sejak awal 2026. Alasannya sederhana: mereka lebih sering mengikuti turnamen yang sama. "Tahun lalu turnamen kami tidak banyak bareng Alwi. Tahun ini hampir selalu bareng. Ngobrol juga nyambung, kalau ada waktu luang ya pergi makan bertiga," ujarnya.
Obrolan mereka pun tidak melulu soal bulutangkis. "Kalau ngomongin pertandingan terus kan bosan juga. Jadi lebih banyak ngobrol yang lain, walaupun kadang tetap bahas pertandingan," katanya. Makan bersama menjadi momen yang mereka tunggu.
Namun, persahabatan mereka tidak hanya di saat senang. Ketika salah satu sedang terpuruk, mereka saling menguatkan. Joaquin mengaku Alwi beberapa kali memberinya masukan agar tidak terlalu larut saat performanya menurun. "Alwi kasih saran juga buat saya. Kami saling menyemangati dan saling mengoreksi supaya bisa lebih baik," ujarnya.
Untuk saat ini, Trio Gebrak masih beranggotakan tiga orang. Ketika ditanya apakah Moh. Zaki Ubaidillah atau Jafar Hidayatullah berpeluang bergabung, Joaquin menjawab dengan nada bercanda. "Sekarang bertiga dulu. Soalnya sudah trio. Nanti diumumin lagi kalau ada lowongan," ucapnya sambil tertawa.
Trio Gebrak menunjukkan bahwa persaingan di Pelatnas PBSI tidak selalu berarti dingin. Mereka membuktikan, ambisi dan persahabatan bisa berjalan beriringan. Saling tantang masuk 10 besar dunia, saling semangat saat jatuh, dan saling mengingatkan untuk tetap rendah hati. Itulah Trio Gebrak.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Garuda Indonesia Ubah Sistem Bagasi per 1 September 2026
Marc Marquez Pole di MotoGP Jerman, Bezzecchi Cedera
Warga Malang Mulai Borong Alat Tulis Jauh Sebelum Sekolah
Ledakan Toko Bangunan di Purwakarta, Satu Tewas
Prabowo: 3-4 Tahun Lagi RI Bisa Hasilkan Bensin dari Tanaman
PS Bhayangkara Polda Babel Juara Umum Silat IPSI Cup
Sensus Ekonomi Aceh Capai 50 Persen, Tertinggi Nasional
Bos Robbak Bon Utang Karyawan, Restoran Malah Makin Laris
