UMI Juara Peringkat PTS Makassar di SINTA & Scopus 2026
Gambar atau konten salah?
Universitas Muslim Indonesia (UMI) menempati posisi tertinggi di antara perguruan tinggi swasta (PTS) Makassar berdasarkan publikasi riset yang diukur melalui sistem SINTA dan Scopus. Pencapaian ini menegaskan konsistensi kampus dalam memperkuat budaya riset, publikasi ilmiah, serta kontribusi akademik di tingkat nasional dan internasional.
Hasil pemeringkatan ini dipublikasikan pada hari Kamis, 21 Mei 2026, melalui laman resmi SINTA Kemdiktisaintek. Dalam daftar tersebut, UMI masuk dalam tiga besar perguruan tinggi terbaik di Makassar berdasarkan SINTA Score Overall, sekaligus bersaing dengan sejumlah perguruan tinggi negeri (PTN).
Rektor UMI, Hambali Thalib, menegaskan bahwa “Capaian SINTA dan Scopus UMI adalah buah dari ketulusan sivitas akademika yang bekerja dalam sunyi untuk masa depan Pendidikan,” dalam keterangannya. Ia menuturkan bahwa UMI mencatatkan skor publikasi sebesar 180.818 dalam tiga tahun terakhir dan SINTA Score Overall sebesar 404.762. Angka tersebut menjadi indikator produktivitas publikasi ilmiah, pengabdian kepada masyarakat, sitasi akademik, serta kontribusi riset dosen dan peneliti UMI.
Di luar SINTA, kinerja riset UMI juga tercermin pada basis data Scopus. Berdasarkan Scopus Affiliation ID terbaru, UMI tercatat memiliki 1.162 dokumen ilmiah terindeks Scopus dengan 903 penulis berasal dari UMI. Capaian itu menjadikan UMI sebagai PTS dengan jumlah publikasi Scopus tertinggi di Kota Makassar dan salah satu yang paling produktif di kawasan Indonesia Timur.
“UMI berada bersama sejumlah perguruan tinggi besar di Sulawesi Selatan dan menempati posisi ketiga setelah Universitas Hasanuddin dan Universitas Negeri Makassar,” ungkap Rektor. Ia menilai capaian tersebut tidak lepas dari upaya UMI dalam beberapa tahun terakhir yang terus memperkuat budaya riset melalui peningkatan publikasi di jurnal nasional maupun internasional.
Upaya tersebut didorong melalui pengembangan pusat kajian ilmiah serta kolaborasi dengan berbagai institusi pendidikan dan riset. Kontribusi dosen, peneliti, tenaga kependidikan, mahasiswa, dan alumni juga dinilai sangat penting. Oleh karena itu, ia turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh mahasiswa dan sivitas akademika UMI yang terus mendorong peningkatan kualitas akademik kampus.
“Kami percaya bahwa reputasi kampus tidak dibangun dalam satu malam. Ia tumbuh dari ketekunan, kolaborasi, budaya akademik yang sehat, serta doa dan keikhlasan seluruh keluarga besar UMI,” ujarnya. Rektor menegaskan komitmen UMI untuk terus berkontribusi kepada masyarakat melalui riset-riset ilmiah dosen dan mahasiswa.
Ia juga menekankan bahwa pengembangan riset tetap harus disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat dan industri, serta tetap mengedepankan nilai spiritualitas, akhlak, dan pengabdian.
Dengan pencapaian ini, UMI menunjukkan bahwa dedikasi kolektif dan kolaborasi lintas disiplin dapat menghasilkan produktivitas riset yang signifikan, sekaligus memperkuat posisi kampus sebagai pusat ilmu pengetahuan di wilayah Indonesia Timur.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Prabowo Pilih Maung Mahal Demi Industri Dalam Negeri
Prabowo Akan Luncurkan Motor Listrik Nasional
Prabowo Resmikan Proyek LNG Masela, Tunggu 28 Tahun
Stok BBM Nasional Aman 14-40 Hari
PLN Diskon Tambah Daya 50% Sambut Tahun Ajaran Baru
Iran Ancam Hentikan Ekspor Energi Timur Tengah
Pemerintah Tetapkan 60% Gas Blok Masela untuk Domestik
Antrean BBM di Medan Kembali Normal
Prabowo Target Bangun 50 Pabrik Etanol Demi BBM Campur
Irak-Suriah Hidupkan Pipa Minyak Alternatif Hormuz
