Unhas Lancar 201 Proposal BIMA 2026, Semua Skema Diserap
Gambar atau konten salah?
Universitas Hasanuddin (Unhas) berhasil meloloskan 201 proposal dalam program Pendanaan Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Hibah BIMA Kemdiktisaintek 2026. Semua skema pendanaan di klaster PTNBH Klaster Mandiri berhasil diserap tanpa ada yang terlewat.
Menurut Suharman Hamzah, Sekretaris Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Unhas, pencapaian ini berkat pendampingan intensif kepada para pengusul. LPPM melakukan pendekatan dengan memetakan skema yang cocok dengan bidang keilmuan dan proposal yang diajukan.
“Berbagai strategi dan koordinasi terus dilakukan secara optimal. Alhamdulillah, seluruh skema riset yang ditawarkan pada klaster PTNBH dapat kita peroleh tahun ini,” ujar Suharman pada Senin, 13 April 2026.
Ia menambahkan bahwa penyusunan proposal dilakukan secara matang dengan perencanaan yang jelas. Proposal disusun semaksimal mungkin agar tidak hanya memenuhi aspek administratif, tetapi juga memiliki kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan masyarakat.
“Penelitian harus disiapkan dengan baik sejak awal. Ke depan, kami akan terus mendorong dosen untuk mengajukan proposal pada berbagai skema lain yang tersedia, serta meningkatkan kualitas berdasarkan masukan dari reviewer,” katanya.
Meski sudah meloloskan ratusan proposal, Suharman tetap memikirkan langkah lanjutan. Bagi proposal yang belum beruntung, LPPM Unhas berkomitmen memberikan pendampingan perbaikan agar lebih bersaing di periode berikutnya.
“Kami tidak berhenti pada capaian ini. Justru kami akan terus mendorong peningkatan kualitas proposal agar semakin kompetitif di berbagai skema pendanaan,” ungkap Suharman.
Dari total 201 proposal yang memperoleh pendanaan, 70 di antaranya merupakan pendanaan lanjutan yang terdiri dari 65 penelitian dan 5 pengabdian. Sementara 131 proposal merupakan pendanaan baru dengan rincian 106 penelitian dan 25 pengabdian masyarakat.
Rincian pendanaan baru untuk program penelitian meliputi 41 judul PPS-PTM, 27 PPS-PDD, 20 Program Dosen Pemula, 7 PFR, 5 prototipe, serta masing-masing 1 judul untuk PT-LP dan RIKUB. Sedangkan untuk program pengabdian kepada masyarakat, terdapat 19 judul Program Kemitraan Masyarakat, 5 Program Pemberdayaan Masyarakat, dan 1 Program Insentif.
Secara keseluruhan, jumlah proposal yang diajukan Unhas pada Program BIMA tahun ini mencapai 1.177 judul. Angka tinggi ini mencerminkan semangat sivitas akademika Unhas dalam mengembangkan riset dan pengabdian.
Dengan dukungan pendampingan yang terstruktur, Unhas menunjukkan bahwa kolaborasi antara pengusul dan lembaga pendanaan dapat menghasilkan proposal yang kuat dan relevan. Keberhasilan ini menjadi contoh bagi perguruan tinggi lain dalam memaksimalkan peluang pendanaan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luwu Utara Cetak 2,960 Ha Lahan Sawah Baru, Target 20,000 Ha
Daftar Isi Doa Rosario 6 Mei 2026: Renungan dan Pengharapan
Umat Katolik Renungkan Hati Tersuci Maria pada 13 Juni 2026
Sabtu 13 Juni 2026: Jadwal Piala Dunia & Cara Menonton
13 Juni 2026: 27 Dzulhijjah 1447 H, Dua Bulan Hijriah di Juni
Jadwal Puasa Muharram 2026: Tanggal dan Niat Penting
Berita Terbaru
Timnas U-19 Indonesia Hadapi Kamboja 13 Juni, Posisi Ketiga
Timnas U-19 Hadapi Kamboja, Target Peringkat Ketiga AFF U-19
Warna Keju Tak Menentukan Kualitas, Perhatikan Nutrisi
Rahasia Tempura Jepang: Adonan Ringan dan Minyak Tepat
Kawasaki Brusky 125 Dijual Rp 26,5 Juta, Hadapi Honda Vario 125
Piala Dunia 2026: Swiss vs Qatar, Brasil vs Maroko
Sweeker dan Senso: AI Pet Fisik Baru Hadir di Shenzhen 2026
