UTBK-SNBT 2026 di ISBI Bandung Berjalan Lancar Tanpa Kendala
Gambar atau konten salah?
UTBK‑SNBT 2026 di Kampus ISBI Bandung berjalan dengan tertib pada hari pertama dan kedua. Ribuan peserta mengikuti ujian tanpa kendala berarti, sementara panitia memastikan seluruh proses sesuai prosedur.
Indra Ridwan, Ketua Pelaksana UTBK‑SNBT ISBI Bandung, menyatakan tingkat kehadiran peserta cukup tinggi di empat sesi awal. Pada sesi pertama tercatat 412 peserta hadir dan 8 orang tidak hadir. “Sesi 1 hadir 412, tidak hadir 8,” ujar Indra pada Rabu, 22 April 2026.
Sesi kedua menunjukkan peningkatan kehadiran dengan 417 peserta hadir dan hanya 3 orang absen. “Sesi 2 hadir 417, tidak hadir 3,” tambahnya. Sesi ketiga, 410 peserta hadir dan 10 orang tidak hadir. “Sesi 3 hadir 410, tidak hadir 10,” jelasnya. Pada sesi keempat, 412 peserta hadir dan 8 orang tidak hadir. “Sesi 4 hadir 412, tidak hadir 8,” ia sampaikan.
Secara keseluruhan, Indra menegaskan pelaksanaan UTBK di ISBI Bandung berlangsung tanpa hambatan teknis maupun nonteknis yang berarti. Semua peserta yang hadir juga telah memenuhi persyaratan untuk mengikuti ujian. “Secara keseluruhan, pelaksanaan UTBK di ISBI Bandung berjalan dengan lancar. Tidak terjadi kendala yang berarti. Semua peserta yang hadir memenuhi syarat untuk mengikuti ujian,” ujarnya.
Ia juga menegaskan, hingga hari kedua pelaksanaan, panitia tidak menemukan indikasi kecurangan. “Tidak ditemukan kecurangan,” tegasnya.
Peserta disabilitas yang mengikuti UTBK di ISBI Bandung juga mendapatkan layanan yang memadai. Panitia memastikan mereka tetap bisa mengikuti ujian dengan nyaman dan tanpa hambatan. “Peserta disabilitas yang memerlukan penanganan khusus juga, alhamdulillah, dapat mengikuti ujian dengan lancar,” kata Indra.
Tahun ini, ISBI Bandung memfasilitasi 8.247 peserta UTBK‑SNBT yang tersebar di dua lokasi, yakni Kampus ISBI Bandung dan Universitas Teknologi Bandung (UTB). Ujian digelar selama 10 hari, mulai 21 April 2026 hingga 30 April 2026, dengan dua sesi setiap harinya.
Pelaksanaan UTBK di ISBI Bandung menunjukkan bahwa proses seleksi nasional dapat berjalan lancar jika didukung oleh persiapan dan koordinasi yang baik. Peserta, termasuk yang disabilitas, dapat mengikuti ujian tanpa hambatan, mencerminkan komitmen lembaga dalam menyediakan akses pendidikan yang merata.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Mahasiswa Bandung Unjuk Rasa di DPRD Jawa Barat, 11 Juni
Ir. Muaz HD Meninggal, DPRD Bogor Berduka Besar, Kebijakan
Kota Bogor Raih WTP ke-10, Konsistensi Keuangan Daerah
Anjani 15, Gambar Icarus & K-Pop Jadi Sorotan Pameran Seni
BBM Non-Subsidi Bandung Naik, Beban Kelas Menengah Tertambah
Gubernur Jawa Barat Maaf atas Kontroversi PCMB dan SPMB
Berita Terbaru
Orang Tua Malang Kemasih Besok Penerimaan SD Hari Ini
Kusuka Kembali di Jakarta Fair 2026, Hadir Tas Edisi Spesial
Wuling Huajing S: SUV hybrid premium di Kuala Lumpur
Reporter Viral, Menyinggung Son Heung‑min Wajib Mil di Meksiko
Goodyear Minta Perpanjang SNI Hingga 1 Jan 2027 di Jerman
Mahasiswa Bandung Unjuk Rasa di DPRD Jawa Barat, 11 Juni
Warung Nasi Lemak di Sungai Bayor: 30 Tahun Harga Tetap 4 Ribu