Warga Dusun Batur Bersih Lumpur Pasca Banjir 3 Meter

Bambang W. · 2 min baca · 1 bulan lalu · 60 dibaca
Bisik.id
Warga Dusun Batur Bersih Lumpur Pasca Banjir 3 Meter

Gambar atau konten salah?

Pada Senin, 04 Mei 2026, warga Dusun Batur di Desa Citrosono, Kecamatan Grabag, Kabupaten Magelang, bersatu membersihkan lumpur yang menumpuk akibat banjir bandang semalam. Banjir tersebut menembus rumah-rumah warga, memaksa mereka bersiap melawan air tinggi dan lumpur yang menempel di dinding.

"Ya sekitar magrib (Minggu). Saya buka pintu airnya (dari gunung) masuk sini, langsung masuk dalam," kata Suheri kepada wartawan di rumahnya yang bersih-bersih lumpur, Senin, 04 Mei 2026. SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT "Airnya terlalu tinggi, sekitar 3 meteran. Saya lari. Sepeda saya sampai hanyut," sambungnya.

"Sepeda motornya, katanya, jenis Jupiter yang diparkir depan rumah hanyut. Motor disebut ditemukan 100 meter dari rumahnya."

"Saya panik. Langsung lari. Air masuk semua," imbuhnya. "Keluarga saya suruh keluar semua. Sempat ngungsi ke anak saya. Iya, tiga orang," ujarnya.

"Rumah yang dihuni persis berada di saluran air. Adapun saluran air ini berhulu di Gunung Sukorini." "(Airnya tidak lancar) Lambat sini. Itu ada kayu dari atas gunung. Ini langsung bendung (air), naik ke atas semua (rumah dan jalan)," tambahnya.

"Rumah yang dihuni dengan gunung sekitar 3 km. Kemudian, hanya dalam sekejap air masuk rumah dan motor hanyut. Kemudian sekitar pukul 00.00 WIB, air mulai surut."

"Sekitar magrib. Sampai sekitar jam 12-an. Itu mulai reda, jam 12-an malam."

Camat Grabag Sri Utari mengatakan, kejadian berawal dari curah hujan yang cukup tinggi mulai pukul 13.00 WIB sampai malam. "Habis magrib tiba-tiba terjadi banjir bandang di wilayah Dusun Batur, Desa Citrosono ini. Alhamdulillah masyarakat masih terjaga," kata Sri. "Sehingga masyarakat waspada untuk bersama-sama mengamankan diri. Alhamdulillah di Dusun Batur ini tidak ada korban jiwa," ujarnya.

Pascakejadian, kata Sri, masyarakat semakin meningkatkan kewaspadaan. "Sekarang bahu-membahu untuk membersihkan lokasi walaupun tidak berharap terjadi banjir lagi," pungkasnya.

Kejadian banjir bandang di Dusun Batur menegaskan pentingnya kesiapsiagaan komunitas. Air mencapai 3 meter, menenggelamkan sepeda Jupiter dan menumpuk lumpur di rumah. Meskipun tidak ada korban jiwa, warga tetap bersatu membersihkan dan menyiapkan diri menghadapi potensi banjir di masa depan.

banjir bandangDusun BaturDesa CitrosonoKabupaten Magelanglumpurair tinggisepeda Jupiterkesiapsiagaan komunitas

Komentar

Memuat komentar...