Warga Dusun Batur Bersih Lumpur Pasca Banjir 3 Meter
Gambar atau konten salah?
Pada Senin, 04 Mei 2026, warga Dusun Batur di Desa Citrosono, Kecamatan Grabag, Kabupaten Magelang, bersatu membersihkan lumpur yang menumpuk akibat banjir bandang semalam. Banjir tersebut menembus rumah-rumah warga, memaksa mereka bersiap melawan air tinggi dan lumpur yang menempel di dinding.
"Ya sekitar magrib (Minggu). Saya buka pintu airnya (dari gunung) masuk sini, langsung masuk dalam," kata Suheri kepada wartawan di rumahnya yang bersih-bersih lumpur, Senin, 04 Mei 2026. SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT "Airnya terlalu tinggi, sekitar 3 meteran. Saya lari. Sepeda saya sampai hanyut," sambungnya.
"Sepeda motornya, katanya, jenis Jupiter yang diparkir depan rumah hanyut. Motor disebut ditemukan 100 meter dari rumahnya."
"Saya panik. Langsung lari. Air masuk semua," imbuhnya. "Keluarga saya suruh keluar semua. Sempat ngungsi ke anak saya. Iya, tiga orang," ujarnya.
"Rumah yang dihuni persis berada di saluran air. Adapun saluran air ini berhulu di Gunung Sukorini." "(Airnya tidak lancar) Lambat sini. Itu ada kayu dari atas gunung. Ini langsung bendung (air), naik ke atas semua (rumah dan jalan)," tambahnya.
"Rumah yang dihuni dengan gunung sekitar 3 km. Kemudian, hanya dalam sekejap air masuk rumah dan motor hanyut. Kemudian sekitar pukul 00.00 WIB, air mulai surut."
"Sekitar magrib. Sampai sekitar jam 12-an. Itu mulai reda, jam 12-an malam."
Camat Grabag Sri Utari mengatakan, kejadian berawal dari curah hujan yang cukup tinggi mulai pukul 13.00 WIB sampai malam. "Habis magrib tiba-tiba terjadi banjir bandang di wilayah Dusun Batur, Desa Citrosono ini. Alhamdulillah masyarakat masih terjaga," kata Sri. "Sehingga masyarakat waspada untuk bersama-sama mengamankan diri. Alhamdulillah di Dusun Batur ini tidak ada korban jiwa," ujarnya.
Pascakejadian, kata Sri, masyarakat semakin meningkatkan kewaspadaan. "Sekarang bahu-membahu untuk membersihkan lokasi walaupun tidak berharap terjadi banjir lagi," pungkasnya.
Kejadian banjir bandang di Dusun Batur menegaskan pentingnya kesiapsiagaan komunitas. Air mencapai 3 meter, menenggelamkan sepeda Jupiter dan menumpuk lumpur di rumah. Meskipun tidak ada korban jiwa, warga tetap bersatu membersihkan dan menyiapkan diri menghadapi potensi banjir di masa depan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
SPMB Jateng 2026: Pendaftaran Murid Baru Buka Resmi
Kobra Jawa Didampingi Relawan Dilepas dari Rumah di Klaten
BMKG Prediksi Hujan Lebat di Jawa Tengah Hari Ini Pada
Pria 65 Tahun di Klampok Lor Berhenti Hidup, Kembali Mati
Banjir Rob di Demak Meningkat, Warga Minta Tanggul Pantai
SPMB SMA/SMK 2026: Kuota 5% Domisili Desa dan 2% ATS Jateng
Berita Terbaru
Sekolah Jember Siapkan Lapangan Sepak Bola Internasional
Kementerian Sosial Buka 5.127 Posisi PPPK Guru Sekolah Rakyat 2026
BKN Tegaskan Poster CPNS 2026 Hoaks, Cek Sumber Resmi
Kementerian Lingkungan Target Turunkan Emisi CO2 15% 2025
Korea Selatan & Panama Menang Uji Coba Piala Dunia 2026
Furtasan Usulkan PTN Seleksi Mahasiswa Hanya Dua Jalur
DPR Setujui RUU P2SK, OJK Diperluas Tugas Pengawasan
