Waspada, Lima Jenis Ikan Laut Tinggi Merkuri
Gambar atau konten salah?
Meskipun ikan adalah sumber protein dan asam lemak omega-3 yang baik, konsumsi berlebihan beberapa jenis ikan laut perlu dibatasi. Beberapa ikan laut diketahui menyimpan kadar merkuri yang tinggi. Merkuri ini dapat menumpuk dalam tubuh jika sering dikonsumsi.
Berikut adalah beberapa jenis ikan yang sebaiknya diawasi konsumsinya:
- Ikan King Mackerel. Meskipun ikan makarel umumnya kaya omega-3, jenis king mackerel perlu diwaspadai karena kandungan merkurinya. Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (USDA) menyarankan wanita dan anak-anak untuk menghindarinya. Ikan Spanish mackerel juga dilaporkan memiliki kadar merkuri yang cukup tinggi. Sebagai gantinya, Atlantic mackerel dianggap lebih aman karena tinggi omega-3 dan rendah merkuri.
- Ikan Todak (Swordfish). Ikan laut besar dengan daging tebal ini termasuk yang harus dibatasi. Kandungan merkuri tinggi pada ikan todak berasal dari kebiasaannya memangsa ikan lain di laut. Konsumsi ikan ini disarankan untuk dihindari oleh wanita dan anak-anak. Pria dianjurkan membatasi maksimal satu porsi dalam sebulan.
- Ikan Marlin. Sama seperti ikan todak, marlin adalah ikan laut besar yang sering dihidangkan. Ahli gizi Roxana Ehsani menyebutkan bahwa marlin dapat mengandung kadar racun yang cukup tinggi, terutama merkuri. Konsumsi berlebihan dinilai kurang baik untuk kesehatan. Selain merkuri, ada kemungkinan marlin mengandung zat berbahaya lain.
- Ikan Hiu. Sebagai predator puncak di rantai makanan laut, daging hiu cenderung mengandung merkuri lebih tinggi. Konsumsi berlebihan dapat berdampak kurang baik bagi kesehatan. Selain isu merkuri, banyak spesies hiu menghadapi penurunan populasi. Permintaan sirip hiu dan tangkapan sampingan dari perikanan tuna mempercepat penurunan jumlah mereka.
- Atlantic Bluefin Tuna. Ikan ini sering menjadi bahan utama sushi premium, kadang disebut hon maguro di restoran Jepang. Meskipun populer, ikan ini sebaiknya dihindari karena populasinya terus menurun akibat penangkapan berlebihan, mendekati kepunahan di alam. Tuna ini juga merupakan predator besar dengan kandungan merkuri tinggi. Sebagai alternatif yang lebih aman, banyak ahli menyarankan memilih Skipjack tuna.
Konsumsi ikan tetap penting untuk nutrisi, tetapi memilih jenis yang tepat sangat memengaruhi paparan zat berbahaya seperti merkuri.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
BPOM Antisipasi Gangguan Pasok Bahan Baku Obat Akibat Selat Hormuz
CNN Indonesia Wellnest Festival Vol. 2 Hadir, Ada Cardio Dance dan HYROX Gratis
Kakek 83 Tahun Kena Sifilis Setelah 50 Tahun Menikah
Sam Neill Meninggal, Sempat Lawan Pneumonia
3.000 Orang Sakit Setelah Makan Selada, Wabah Parasit di AS
Desta Jalani Operasi Sedot Darah di Mata
Berita Terbaru
15 Juli 2026 Tepat 30 Muharram 1448 H
Spanyol Hentikan 6 Kemenangan Beruntun Prancis di Semifinal
Spanyol Hajar Prancis 2-0, Melaju ke Final Piala Dunia 2026
Prakiraan Cuaca Bali: Cerah Berawan, Suhu 20-31°C
Spanyol Hajar Prancis 2-0, Lolos ke Final Piala Dunia 2026
Feng Shui 15 Juli 2026: Energi Air Dominan, Ini Panduan Hari Rabu
Primbon Jawa Rabu Kliwon 15 Juli 2026: Watak, Neptu, dan Pantangan
Ramalan Zodiak Capricorn 15 Juli 2026: Energi Refresh dan Firasat
Numerologi 15 Juli 2026: Angka Universal 5 dan Arti Perubahan
Ramalan Zodiak Scorpio 15 Juli 2026: Asmara, Karier, dan Keuangan Hari Ini
