Webometrics 2026: Peringkat Universitas PTS di Indonesia
Gambar atau konten salah?
Proses penerimaan mahasiswa baru di Indonesia masih berlangsung. Banyak calon mahasiswa yang memilih perguruan tinggi swasta (PTS) karena jumlahnya banyak dan tersebar di berbagai provinsi.
Untuk membantu memilih PTS, salah satu sumber referensi yang sering dipakai adalah pemeringkatan Webometrics edisi 01 Januari 2026. Ranking ini tidak hanya menilai penelitian, tapi juga kehadiran digital, pengaruh akademis, keterbukaan, dan visibilitas global universitas.
Berikut beberapa contoh peringkat dari daftar tersebut:
- Universitas Bina Nusantara – Peringkat dunia: 1268, Peringkat Indonesia: 112
- Telkom University – Peringkat dunia: 1310, Peringkat Indonesia: 133
- Universitas Muhammadiyah Yogyakarta – Peringkat dunia: 1760, Peringkat Indonesia: 184
- Universitas Muhammadiyah Malang – Peringkat dunia: 1896, Peringkat Indonesia: 215
- Universitas Muhammadiyah Surakarta – Peringkat dunia: 2248, Peringkat Indonesia: 256
- Universitas Medan Area – Peringkat dunia: 2393, Peringkat Indonesia: 277
- Universitas Pelita Harapan – Peringkat dunia: 2553, Peringkat Indonesia: 338
- Universitas Kristen Satya Wacana – Peringkat dunia: 2688, Peringkat Indonesia: 369
- Universitas Katolik Parahyangan – Peringkat dunia: 2892, Peringkat Indonesia: 3910
- Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta – Peringkat dunia: 2900, Peringkat Indonesia: 40
Webometrics menegaskan bahwa ia tidak memberi peringkat pada situs web, melainkan pada universitas. Kinerja web dianggap sebagai indikator dampak institusi di dunia nyata.
Penilaian ranking didasarkan pada tiga komponen utama:
- Visibilitas – dampak berdasarkan jumlah domain perujuk eksternal, diukur dari Ahrefs.com, bobot 50%
- Transparansi – kutipan dari 310 peneliti yang paling banyak dikutip (kecuali 20 peneliti teratas), diambil dari Google Scholar, bobot 10%
- Keunggulan – makalah penelitian 10% yang paling banyak dikutip pada periode 2019‑2023, diambil dari Scopus/Scimago, bobot 40%
Secara global, pemeringkatan ini mencakup lebih dari 32.000 perguruan tinggi di 200 negara. Dengan data ini, calon mahasiswa dapat lebih mudah menilai kualitas dan reputasi PTS yang mereka pertimbangkan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Gagal SNBP-SNBT? UT Buka Pendaftaran Sampai 22 Juli
Unair Buka Jalur Mandiri Non Tes Tulis 2026
Mendiktisaintek: Lulusan STIP Harus Punya 4 Karakter
UNY Rilis Biaya Uang Pangkal Jalur Mandiri 2025
Indonesia Raih 5 Medali di Olimpiade Fisika Internasional
Magang Hub 2026 Buka 155 Posisi, Gaji Ikuti UMP
Berita Terbaru
Ledakan MAN 3 Padang: Pelaku Korban Bullying
Distribusi BBM di Medan Mulai Pulih
Bahlil Perintah SKK Migas Libatkan Pengusaha Lokal di Proyek Masela
85 Perusahaan Asing Berebut Proyek Sampah Jadi Listrik
Es Krim Baltic Tutup Setelah 87 Tahun
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Gagal SNBP-SNBT? UT Buka Pendaftaran Sampai 22 Juli
Prabowo: Kesejahteraan Rakyat Butuh Biaya Besar
