Gambar atau konten salah?
Meski kulkas sering dianggap aman, cara penyimpanan yang salah dapat mengubahnya menjadi tempat berkembang biaknya bakteri. Berikut tiga kesalahan umum yang sering terjadi ketika menyimpan makanan di kulkas.
1. Menyimpan daging mentah sembarangan Seringkali, orang menaruh ayam, ikan, atau daging mentah di rak atas kulkas hanya dibungkus plastik tipis. Saat es mencair, cairan dari daging yang mengandung bakteri Salmonella menetes ke rak bawah. Tetesan ini dapat menempel pada sayur, buah, atau makanan lain yang tidak tertutup rapat. Kondisi ini disebut kontaminasi silang dan menjadi penyebab utama keracunan makanan.
2. Menilai semua bakteri sama Banyak yang tahu bakteri biasanya mati pada suhu dingin. Namun bakteri Listeria monocytogenes tetap aktif di dalam kulkas. Infeksi Listeria dapat menimbulkan komplikasi serius, seperti keguguran pada ibu hamil dan infeksi otak pada bayi. Bakteri ini sering ditemukan pada produk susu tidak dipasteurisasi, sosis, dan sayuran yang terkontaminasi.
3. Menyimpan terlalu banyak makanan Kulkas yang penuh membuat udara dingin tidak dapat bersirkulasi dengan baik. Akibatnya, beberapa area menjadi lebih hangat, memicu bakteri menjadi aktif dan berkembang lebih cepat. Makanan bisa rusak lebih cepat meski belum melewati tanggal kedaluwarsa. Untuk menjaga suhu merata, jangan menumpuk makanan di dalam kulkas.
Penataan makanan juga penting. Makanan siap santap seperti sisa lauk, kue, dan buah sebaiknya ditempatkan di rak paling atas. Bahan mentah seperti ayam, ikan, dan daging harus diletakkan di rak paling bawah dan disimpan dalam wadah tertutup rapat agar tidak menetes ke makanan lain.
Dengan kebiasaan penyimpanan yang benar, kulkas tidak hanya menjaga makanan tetap segar, tetapi juga melindungi kesehatan seluruh anggota keluarga. Informasi ini berasal dari Public Health Malaysia, yang menekankan pentingnya kebiasaan sederhana namun berpotensi membahayakan kesehatan.
Kesimpulannya, menjaga kebersihan dan penataan yang tepat di kulkas dapat meminimalisir risiko keracunan makanan. Selalu perhatikan posisi makanan, tutup rapat wadah, dan hindari menumpuk terlalu banyak produk agar suhu tetap merata.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Influencer Jakarta Viral Cosplay Disabilitas, Kontroversial
Tendon Achilles Menjadi Penanda Kolesterol Tinggi Kesehatan
Anak 7 Tahun di India Berhasil Hindari Dialisis Dari CAKUT
Kasus Katup Jantung Naik di Indonesia, Deteksi Awal Penting
Tantangan Menemukan Angka Tersembunyi dalam Foto 7 Soal
Operasi Benjolan Bahu Raffi Ahmad, Dorong Pemeriksaan Rutin
Berita Terbaru
Gubernur Bengkulu Minta BPKAD Cepat Pencairan Gaji ke-13 ASN
USU Buka Proses Banding UKT, Mahasiswa Bisa Perbaiki Tarif
PLN Junivaganza: Voucher Rp10.000 untuk Token Listrik
Gaji Tertinggi Pelatih Tim Nasional: Ancelotti Rp 182,2 M
Telkom Luncurkan AIcosystem: Ekosistem AI Jakarta Nusantara
Mengajar di Ponpes Cipasung: Santri Kuasai Konten Digital
Indonesia 108 GW, 85% Fosil, 15% Terbarukan, Target Tercapai
IHSG Tutup 5.839,78, Garuda Naik Setelah Jatuh Pasar
