Gambar atau konten salah?
Harga emas Antam di Palembang turun Rp 32.000 setelah sedikit naik kemarin. Pada 06 Juni 2026, harga emas berada di Rp 2.738.000 per gram.
Laman Butik Antam Logam Mulia Palembang mencatat penurunan drastis hari ini. Harga sebelumnya di 01 Juni 2026 mencapai Rp 2.799.000 per gram, lalu perlahan menurun, sedikit naik, dan kembali turun pada 06 Juni 2026.
Rincian harga emas Antam per gram pada hari ini, belum termasuk pajak PPh 0,25%:
- 0,5 gram: Rp 1.419.000
- 1 gram: Rp 2.738.000
- 2 gram: Rp 5.426.000
- 3 gram: Rp 8.121.000
- 5 gram: Rp 13.505.000
- 10 gram: Rp 26.930.000
- 25 gram: Rp 67.160.000
- 50 gram: Rp 134.155.000
- 100 gram: Rp 268.160.000
- 250 gram: Rp 678.090.000
- 500 gram: Rp 1.339.900.000
- 1000 gram: Rp 2.678.600.000
Harga emas selama bulan Juni 2026 dari tanggal 01 hingga 06:
- 01 Juni 2026: Rp 2.799.000
- 02 Juni 2026: Rp 2.774.000
- 03 Juni 2026: Rp 2.774.000
- 04 Juni 2026: Rp 2.759.000
- 05 Juni 2026: Rp 2.770.000
- 06 Juni 2026: Rp 2.738.000
Harga buyback emas Antam juga menurun. Sebelumnya Rp 2.583.000 per gram, hari ini turun Rp 52.000 menjadi Rp 2.531.000 per gram.
Penurunan harga dapat terjadi setelah kenaikan atau stagnasi. Harga emas cenderung berfluktuasi mengikuti pergerakan pasar dunia dan nilai tukar rupiah. Perubahan ini langsung memengaruhi harga jual dan buyback di dalam negeri.
Orang yang membeli atau menjual emas disarankan memantau pergerakan harga secara berkala. Dengan informasi yang tepat, keputusan jual atau beli dapat dilakukan lebih akurat.
Harga emas Antam di Palembang menunjukkan pola turun pada akhir pekan ini. Pergerakan ini mencerminkan dinamika pasar global dan fluktuasi nilai tukar, yang mempengaruhi nilai jual dan buyback di Indonesia.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Cuti Musim Kemarau: Tips Menikmati Liburan Sehat Semakin
Pemilu Presiden Real Madrid 2026: Perez vs Riquelme
Yao Shunyu Jadi Kepala Ilmuwan AI Tencent, Target AGI China
SPMB 2026 Jakarta: Transparansi Online & Pengawasan Lembaga
Indonesia-UE CEPA ratifikasi 2026, fokus mineral kritis
Nusron Wahid Serahkan 1.032 Sertipikat Tanah Wakaf di ICOP
