1 Mei 2026: 13 Dzulqa'dah 1447 H, Waktu Ibadah Khusus

Rini S. · 4 min baca · 2 bulan lalu · 155 dibaca
Bisik.id
1 Mei 2026: 13 Dzulqa'dah 1447 H, Waktu Ibadah Khusus

Gambar atau konten salah?

1 Mei 2026 jatuh pada Jumat dalam kalender Masehi. Bagi umat Islam yang ingin menyesuaikan ibadah, mengetahui tanggal Hijriah yang bersesuaian sangat penting.

Perhitungan Hijriah dan Masehi berbeda. Kalender Hijriah bersifat lunar, setiap bulan dimulai pada hilal baru, sehingga panjangnya 29 atau 30 hari. Kalender Masehi bersifat solar, tetap 365 hari (366 pada tahun kabisat). Akibatnya, satu bulan Hijriah biasanya lebih pendek satu atau dua hari daripada bulan Masehi, sehingga tanggal Hijriah bergeser setiap tahun.

Menurut konversi yang disusun oleh Kementerian Agama Republik Indonesia, 1 Mei 2026 bersesuaian dengan 13 Dzulqa'dah 1447 H. Bulan May ini menampung dua bulan Hijriah, yaitu Dzulqa'dah dan Dzulhijjah.

Berikut rincian tanggal Hijriah sepanjang bulan Mei 2026:

  • 1 Mei 2026: 13 Dzulqa'dah 1447 H
  • 2 Mei 2026: 14 Dzulqa'dah 1447 H
  • 3 Mei 2026: 15 Dzulqa'dah 1447 H
  • 4 Mei 2026: 16 Dzulqa'dah 1447 H
  • 5 Mei 2026: 17 Dzulqa'dah 1447 H
  • 6 Mei 2026: 18 Dzulqa'dah 1447 H
  • 7 Mei 2026: 19 Dzulqa'dah 1447 H
  • 8 Mei 2026: 20 Dzulqa'dah 1447 H
  • 9 Mei 2026: 21 Dzulqa'dah 1447 H
  • 10 Mei 2026: 22 Dzulqa'dah 1447 H
  • 11 Mei 2026: 23 Dzulqa'dah 1447 H
  • 12 Mei 2026: 24 Dzulqa'dah 1447 H
  • 13 Mei 2026: 25 Dzulqa'dah 1447 H
  • 14 Mei 2026: 26 Dzulqa'dah 1447 H
  • 15 Mei 2026: 27 Dzulqa'dah 1447 H
  • 16 Mei 2026: 28 Dzulqa'dah 1447 H
  • 17 Mei 2026: 29 Dzulqa'dah 1447 H
  • 18 Mei 2026: 1 Dzulhijjah 1447 H
  • 19 Mei 2026: 2 Dzulhijjah 1447 H
  • 20 Mei 2026: 3 Dzulhijjah 1447 H
  • 21 Mei 2026: 4 Dzulhijjah 1447 H
  • 22 Mei 2026: 5 Dzulhijjah 1447 H
  • 23 Mei 2026: 6 Dzulhijjah 1447 H
  • 24 Mei 2026: 7 Dzulhijjah 1447 H
  • 25 Mei 2026: 8 Dzulhijjah 1447 H
  • 26 Mei 2026: 9 Dzulhijjah 1447 H
  • 27 Mei 2026: 10 Dzulhijjah 1447 H
  • 28 Mei 2026: 11 Dzulhijjah 1447 H
  • 29 Mei 2026: 12 Dzulhijjah 1447 H
  • 30 Mei 2026: 13 Dzulhijjah 1447 H
  • 31 Mei 2026: 14 Dzulhijjah 1447 H

Di bulan Dzulqa'dah, yang dikenal sebagai bulan haram, terdapat beberapa amalan sunnah yang dianjurkan. Berikut daftar amalan tersebut, diambil dari buku *Kalender Ibadah Sepanjang Tahun* oleh Ust. Abdullah Faqih Ahmad Abdul Wahid:

  • Mandi sunnah dan berwudhu
  • Shalat sunnah empat rakaat
  • Berpuasa pada tanggal 25 Dzulqa'dah
  • Berdzikir dan berdoa pada malam 15 Dzulqa'dah
  • Qiyamul Lail
  • Berpuasa Ayyamul Bidh

**Mandi sunnah dan berwudhu** disunnahkan untuk mandi bersih pada hari pertama bulan tersebut. Niat mandi sunnah dianggap membawa keutamaan sepanjang bulan.

**Shalat sunnah** terdiri dari empat rakaat. Setiap rakaat setelah al‑Faatihah, dibaca surat al‑Ikhlas tiga kali, an‑Naas tiga kali, dan al‑Falaq satu kali. Setelah salam terakhir, dibaca istighfar tujuh puluh kali. Kemudian dibaca doa berikut:

لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللَّهِ الْعَلِي الْعَظِيمِ (Laa haulaa wa laa quwwata ilaa billahil 'aliyyil 'azhiimi). Artinya: *Tiada daya dan tiada kekuatan, kecuali karena pertolongan Allah yang Maha Tinggi lagi Agung.*

Selanjutnya dibaca doa:

يَا عَزِيزُ يَا غَفَّارُ اغْفِرْ لِي ذُنُوبِي وَذُنُوْبَ جَمِيعِ الْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ. فَإِنَّهُ لَا يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلَّا أَنْتَ (Yaa 'aziizu yaa ghaffaaru, ighfirlii dzunuubii wa dzunuuba jamii'il mu'miniina wal mu'minaat. Fa innahuu laa yaghfirudz dzunuuba illaa anta). Artinya: *Wahai Yang Maha Mulia, wahai Yang Maha Pengampun, ampuni dosa-dosaku serta dosa-dosa mukminin dan mukminat. Sebab, tidak ada yang dapat mengampuni dosa-dosa, kecuali Engkau.*

**Berpuasa pada tanggal 25 Dzulqa'dah** didasarkan pada cerita berikut:

“Suatu ketika, aku bersama ayahku—ketika itu aku masih kecil—kekemudian kami makan malam di dekat makam Imam Ali ar‑Ridha. Malam itu adalah malam tanggal 25 Dzulqa'dah, kemudian ayahku berkata, ‘Malam 25 Dzulqa'dah adalah malam kelahiran Nabi Ibrahim dan Nabi Isa. Malam ini adalah malam ketika Bumi dibentangkan dari bawah Ka'bah. Barang siapa berpuasa pada hari ini, maka nilainya sama dengan berpuasa 60 bulan.’”

**Berdzikir dan berdoa pada malam 15 Dzulqa'dah** dianggap malam penuh barakah. Para ulama berpendapat Allah SWT memandang semua umat mukmin dengan rahmat-Nya pada malam tersebut, memberi seratus pahala kepada orang yang beramal dalam ketaatan kepada-Nya. Oleh karena itu, dianjurkan memperbanyak dzikir dan doa.

**Qiyamul Lail** pada malam tanggal 25 Dzulqa'dah juga dianggap malam mulia. Barang siapa bangun malam untuk beribadah, maka ia akan memperoleh pahala yang tidak terhingga.

**Berpuasa Ayyamul Bidh** adalah puasa sunnah pada pertengahan bulan, yaitu tanggal 13, 14, dan 15. Puasa ini dianggap lebih mudah karena tidak memerlukan puasa sepanjang hari.

Dengan demikian, 1 Mei 2026 jatuh pada 13 Dzulqa'dah 1447 H. Umat Islam dapat menyesuaikan jadwal ibadah, seperti mandi sunnah, shalat sunnah, puasa 25 Dzulqa'dah, dzikir malam 15 Dzulqa'dah, qiyamul Lail, dan puasa Ayyamul Bidh, sesuai dengan kalender yang telah disusun.

Informasi konversi tanggal ini membantu umat dalam merencanakan ibadah dan menyesuaikan kegiatan keagamaan. Dengan memahami perbedaan antara kalender Hijriah dan Masehi, serta mengetahui amalan yang dianjurkan di bulan Dzulqa'dah, setiap individu dapat melaksanakan ibadahnya dengan lebih terarah dan bermakna.

Kalender Hijriah1 Mei 2026Dzulqa’dahAmalan SunnahPuasa 25 Dzulqa’dahDzikir 15 Dzulqa’dahQiyamul Lail

Komentar

Memuat komentar...