1,2 Juta Kendaraan Tinggalkan Jakarta Jelang Lebaran

Yanto K. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 35 dibaca
Bisik.id
1,2 Juta Kendaraan Tinggalkan Jakarta Jelang Lebaran

Gambar atau konten salah?

Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 (2026), pemudik diimbau untuk selalu berhati-hati saat di jalan. Kondisi prima, baik fisik pengemudi maupun kendaraan, bersama dengan kesabaran di jalan, menjadi kunci utama perjalanan mudik yang selamat sampai tujuan.

Data dari Jasa Marga menunjukkan bahwa dalam periode 10 hari sebelum hari raya hingga 4 hari sebelum hari raya (H-10 sampai H-4) Idulfitri 1447 H (2026), sudah tercatat sekitar 1,2 juta kendaraan yang keluar dari Jakarta.

Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Rivan A. Purwantono, menyampaikan bahwa total volume kendaraan yang meninggalkan wilayah Jabotabek pada periode Rabu sampai Selasa (11 Maret 2026 sampai 17 Maret 2026) mencapai 1.213.388 kendaraan. Angka ini merupakan bagian dari proyeksi total 3,5 juta kendaraan yang diperkirakan keluar Jakarta selama periode 11 Maret 2026 hingga 31 Maret 2026. Jumlah 1,2 juta kendaraan tersebut setara dengan 34,4% dari total proyeksi tersebut.

Angka kumulatif ini dihimpun dari empat Gerbang Tol (GT) utama: GT Cikampek Utama (menuju Trans Jawa), GT Kalihurip Utama (menuju Bandung), GT Cikupa (menuju Merak), dan GT Ciawi (menuju Puncak).

Volume lalu lintas yang meninggalkan Jabotabek ini menunjukkan peningkatan signifikan. Jika dibandingkan dengan volume lalu lintas normal (1.003.695 kendaraan), terjadi kenaikan sebesar 20,9%.

Distribusi pergerakan kendaraan keluar Jabotabek terbagi ke tiga arah utama:

  • Arah Timur (Trans Jawa dan Bandung) menjadi tujuan mayoritas dengan 612.956 kendaraan, atau 50,5%.
  • Arah Barat (Merak) diikuti oleh 353.032 kendaraan, mencakup 29,1%.
  • Arah Selatan (Puncak) dilalui oleh 247.400 kendaraan, yakni 20,4%.

Di sisi lain, untuk mengatasi kepadatan arus mudik Lebaran 2026, PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) melakukan penyesuaian rekayasa lalu lintas. Contohnya, penerapan jalur lawan arah atau contraflow dua lajur diperpanjang di ruas Tol Jakarta-Cikampek. Sebelumnya, penerapan ini hanya sampai KM 55, kini diperpanjang dari KM 36 hingga KM 70 Gerbang Tol Cikampek Utama untuk membantu mengurai volume kendaraan yang tinggi.

Secara ringkas, volume kendaraan yang keluar dari Jabotabek pada awal periode mudik Idulfitri 2026 sudah mencapai lebih dari 1,2 juta unit. Mayoritas tujuan adalah arah Timur. Peningkatan volume ini direspons dengan perpanjangan kebijakan rekayasa lalu lintas seperti contraflow oleh operator tol.

Idul Fitri 1447Arus MudikVolume Lalu LintasJabotabekJasa MargaRekayasa Lalu LintasTol Jakarta-Cikampek

Komentar

Memuat komentar...