129 Atlet Bertarung di Kejurnas MMA Bogor, Cari Calon Anggota Pelatnas
Gambar atau konten salah?
Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Mixed Martial Arts (MMA) baru saja selesai digelar. Acara ini berlangsung di JSI Resort Megamendung, Bogor, pada 19 dan 20 Juni 2026. Sebanyak 129 atlet dari puluhan klub yang tersebar di 12 provinsi ikut serta dalam ajang tahunan ini.
Tujuan utama Kejurnas ini adalah mencari atlet-atlet muda berbakat yang nantinya akan dipersiapkan untuk masuk ke pemusatan latihan nasional (Pelatnas). Para atlet bertanding dalam empat kelompok usia: Senior, U-18, U-16, dan U-14. Total ada 21 nomor pertandingan yang diadu. Dari seluruh peserta, 58 atlet berasal dari kelompok junior, sementara 70 atlet lainnya dari kategori senior.
Setelah Kejurnas selesai, langkah selanjutnya sudah direncanakan. Ketua Umum Pertacami, Tommy Paulus Hermawan, akan mengadakan diskusi dengan tim pelatih. Diskusi ini bertujuan untuk memilih atlet-atlet yang akan dibina dan dikembangkan lebih lanjut di Pelatnas. Hasil dari kejurnas ini akan menjadi modal untuk mengikuti berbagai kejuaraan internasional.
Tommy Paulus Hermawan, yang juga menjabat sebagai Presiden GAMMA (Global Association of Mix Martial Arts), menjelaskan rencana ke depannya. “Kalau bicara setelah event nasional ini, berarti berikutnya kita bicara kontinental, benua. Jadi bulan depan ada Kejuaraan GAMMA Asia di Kuala Lumpur. Atlet-atlet kita akan ikut bertanding di sana,” ujarnya.
Ia menambahkan, “Lalu ada Asian Games dan AIMAG (Asian Indoor and Martial Arts Games). Dan akhir tahun ada GAMMA World Championship. Jadi paling tidak ada empat event yang akan diikuti.” Artinya, para atlet MMA Indonesia akan menghadapi jadwal padat kompetisi internasional dalam waktu dekat.
Sementara itu, Pelatih Timnas MMA Indonesia, Marcos Tulio Machado, memberikan pandangannya tentang persiapan atlet. Ia menekankan bahwa setiap kompetisi membutuhkan persiapan yang matang. “Semua atlet kami persiapkan untuk semua kompetisi. Setiap kali kompetisi tiba, kami melakukan persiapan. Bukan hanya untuk satu kompetisi saja. Tapi tentu saja kami memiliki beberapa seleksi dan beberapa petarung yang cerdas,” katanya.
Singkatnya, Kejurnas MMA ini bukan sekadar ajang pertandingan tahunan. Ini adalah langkah awal untuk menjaring dan mempersiapkan atlet-atlet terbaik Indonesia agar siap bersaing di kancah Asia dan dunia. Dengan empat event besar yang sudah menanti, fokus utama Pertacami sekarang adalah memastikan para petarung yang terpilih benar-benar siap secara fisik dan mental.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Nadiv Asadel, Anak Hiperaktif, Kini Berlaga di Panggung Catur Dunia
900 Perenang dari 27 Negara Ramaikan Oceanman Bali 2026
Ogura Rebut Pole MotoGP Brno, Kalahkan Bagnaia
Veda Ega Pratama Terpuruk di FP2 Moto3 Ceko, Tertinggal 2,1 Detik
Kuis MotoGP berhadiah Rp 750 ribu, tiga pemenang sudah diumumkan
Vallensia Fahira Hotmauli Siap Rebut Emas Perdana MMA di Asian Games
Berita Terbaru
Bekas Tambang Pasir Besi di Lombok Timur Jadi Spot Foto Viral
129 Atlet Bertarung di Kejurnas MMA Bogor, Cari Calon Anggota Pelatnas
Ekuador Gagal Bobol Pertahanan Curacao, Imbang 0-0
Promo Transmart: Harga Kulkas Polytron 436 Liter Turun Jadi Rp 6,8 Juta
BULOG Dukung PENAS 2026, Target Serap Gabah Petani Capai 4 Juta Ton
Pendiri Ubisoft Claude Guillemot tewas dalam kecelakaan pesawat
